SOLOK, METRO–Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra menargetkan cakupan layanan Pekan Posyandu tahun ini mencapai 95 persen dari total sasaran yang telah ditetapkan. Target tersebut dinilai realistis dengan adanya dukungan lintas sektor serta peran aktif kader Posyandu di seluruh kelurahan.
Hal ini disampaikan Ramadhani dalam kegiatan Pekan Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Posyandu se-Kota Solok.
Fokus kegiatan meliputi pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, dan anak usia dini melalui pemeriksaan rutin, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian edukasi gizi kepada keluarga.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Solok dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu dan anak,” ujar Ramadhani.
Dia menegaskan bahwa Pekan Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung program pencegahan stunting. Melalui pemeriksaan yang terjadwal dan terintegrasi, pemerintah dapat melakukan deteksi dini terhadap risiko stunting dan permasalahan kesehatan lainnya sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Selain sebagai sarana pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Partisipasi aktif orang tua serta dedikasi kader Posyandu menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Pemerintah Kota Solok terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Melalui Pekan Posyandu Tahun 2026, diharapkan derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat dan upaya penurunan angka stunting dapat tercapai secara berkelanjutan,” tandasnya. (vko)






