BERITA UTAMA

Manajemen ASN Kunci Birokrasi Profesional dan Berkinerja

3
×

Manajemen ASN Kunci Birokrasi Profesional dan Berkinerja

Sebarkan artikel ini
RAPAT KERJA— Rapat kerja manajemen ASN yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanah Datar dan dibuka secra resmi oleh Wabup Ahmad Fadly, Selasa (10/2).

TANAHDATAR, METRO — Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Ahmad Fadly, secara resmi membuka Rapat Kerja Manajemen Apa­ratur Sipil Negara (ASN) yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Selasa (10/2).

Kegiatan tersebut dihadiri para asisten, kepala perangkat daerah, sekretaris, pejabat administrator, serta perwakilan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Dalam sambutannya, Wa­bup Ahmad Fadly menegaskan bahwa rapat kerja manajemen ASN merupakan momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia menyampaikan bahwa kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh manajemen ASN yang terencana, terukur, dan berbasis kinerja.

“Manajemen ASN bukan hanya soal administrasi ke­pegawaian, tetapi bagaimana membangun sistem yang mampu mendorong pening­katan kompetensi, integritas, dan produktivitas aparatur,” ujarnya.

Wabup juga mengingatkan pentingnya disiplin, lo­yalitas, serta komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Baca Juga  Ajang APPSI Gubernur Award 2019, Gubernur Sumbar Raih Adipurna Karya

Lebih lanjut, ia mendorong seluruh perangkat daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pembinaan dan pengemba­ngan ASN, termasuk dalam penempatan jabatan yang sesuai dengan kompetensi.

Menurutnya, rapat kerja ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan strategi dan langkah konkret guna meningkatkan efektivitas manajemen ASN di Kabupaten Tanah Datar.

“Dengan sinergi dan komitmen bersama, Pemerintah Daerah optimistis dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkua­litas dan berdaya saing,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Ahmad Fadly juga menekankan bahwa ASN harus dipersiapkan sebagai human capital yang menjadi poros penggerak pembangunan daerah. ASN, kata dia, bukan sekadar sumber daya manusia dalam struktur birokrasi, melainkan aset strategis yang menentukan arah dan keberhasilan pembangunan Kabupaten Tanah Datar.

Ia menambahkan bahwa investasi pada peningkatan kualitas ASN merupakan investasi jangka panjang yang berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Baca Juga  NII Sumbar Berencana Gulingkan Jokowi Jelang Pemilu 2024, Densus 88: Diperoleh dari Keterangan Tersangka dan Barang Bukti

“ASN harus mampu menjadi motor inovasi dan agen perubahan. Dengan kompetensi yang mumpuni serta pola pikir yang adaptif, ASN akan menjadi kekuatan utama dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanah Datar Drs. Yusrizal, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar per 1 Januari 2026 tercatat sebanyak 6.738 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.811 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), 1.593 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan 1.334 orang PPPK Paruh Waktu.

Ia menjelaskan, rapat kerja manajemen ASN mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pengelola Manajemen ASN Kabupaten Tanah Datar Menuju ASN Unggul Tanah Datar Maju” sebagai wujud birokrasi yang profesional dan berintegritas. (ant)