AGAM, METRO–Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam terus memperkuat peran strategisnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan, melalui penguatan kepribadian adaptif dan budaya literasi di era digital.
Hal ini mengemuka dalam kegiatan bertema “Mengembangkan Kepribadian yang Adaptif serta Membangun Budaya Literasi di Era Digital” yang menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Ketua TP PKK Agam, dr. Merry Yuliesday, MARS, serta Direktur Posmetro Padang, Firdaus Abie, yang dikenal sebagai wartawan, sastrawan, dan pegiat literasi.
Dalam paparannya, Ny. Merry menegaskan bahwa kepribadian seseorang tidak terbentuk secara instan, melainkan dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, serta pengalaman hidup.
“Kepribadian adaptif adalah kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan dan lingkungan yang terus berkembang, terutama di era digital seperti sekarang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, membangun kepribadian adaptif dapat dimulai dari hal-hal sederhana namun mendasar dalam kehidupan sehari-hari, seperti cara berpakaian yang sopan dan sesuai situasi, cara berkomunikasi yang santun dan efektif, tata cara makan, hingga sikap duduk dan berdiri yang mencerminkan etika serta kepercayaan diri.
Menurutnya, detail-detail kecil tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter perempuan yang berwibawa, percaya diri, dan mampu bersaing secara sehat di tengah perubahan zaman.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Agam menegaskan komitmennya dalam membina dan memberdayakan perempuan agar memiliki kepribadian yang kuat sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sosial. (pry)






