METRO PADANG

Penguatan Kepengurusan Masjid Menyambut Ramadhan 1447 H

6
×

Penguatan Kepengurusan Masjid Menyambut Ramadhan 1447 H

Sebarkan artikel ini

UJUNG GURUN, METROPemerintah Kota Padang bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang mematangkan kesiapan masjid se-Kota Padang dalam menyambut Ramadan 1447 Hijriah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kepengurusan Masjid Tingkat Kota Padang yang digelar di Aula Kantor Kemenag Kota Padang, Rabu (11/2).

Kegiatan yang diikuti para pengurus masjid se-Kota Padang ini dibuka secara resmi Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Turut hadir Kabag Kesra Setdako Padang, Jasman, Wakil Ketua Baznas Kota Padang, Yultel Ardi, Ketua FKUB Kota Padang Salmadanis, serta jajaran Kantor Kemenag Kota Padang.

Maigus Nasir menegaskan bahwa sebagai bulan istimewa Ramadan ha­rus disambut dengan kesiapan menyeluruh. Tidak hanya dari aspek sarana dan prasarana ibadah, tetapi juga kualitas pela­yanan serta penguatan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Baca Juga  PNS Padang Wajib Berkemeja Putih ala Presiden

“Pemko Padang mendukung penguatan fungsi masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan yang sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Sehingga masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan karakter, pembinaan generasi muda, dan pe­nguatan nilai-nilai keislaman masyarakat,” ujar Maigus Nasir.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi, menjelaskan bahwa pembinaan dan penguatan ke­pengurusan masjid kali ini difokuskan pada empat agenda utama sebagai persiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah yang tinggal sepekan lagi.

Agenda pertama, ujar Edy Oktafiandi, adalah kesiapan sarana dan prasarana masjid dan musala, meliputi kebersihan, ketertiban, keamanan, serta kualitas pengelolaan iba­dah demi kenyamanan ja­maah selama bulan suci.

Baca Juga  29 Mei, Padang Ditarget Bebas Covid-19

“Kedua, menciptakan suasana Ramadan yang kondusif dengan memba­ngun lingkungan masjid yang rukun, toleran, dan harmonis melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” jelasnya.

Agenda ketiga sambungnya, yaitu optimalisasi Program Pesantren Ramadan berbasis Smart Surau, dengan mengalihkan kegiatan pembelajaran siswa sekolah dan madrasah ke masjid sebagai sarana pembentukan ka­rakter dan penguatan akhlak selama Ramadan.

“Sementara agenda keempat adalah penguatan peran sosial dan eko­nomi masjid dalam mendukung pemulihan eko­nomi masya­rakat pascabencana hidro­meteorologi, khususnya bagi jamaah dan warga yang terdam­pak kehilangan mata pen­caharian,” pung­kasnya. (oza)