SOLOK/SOLSEL

Usulan Program Musrenbang Harus  Prioritas, Mendesak, Berdaya Ungkit, dan Berdampak

2
×

Usulan Program Musrenbang Harus  Prioritas, Mendesak, Berdaya Ungkit, dan Berdampak

Sebarkan artikel ini
PEMBUKAAN MUSRENBANG—Bupati Solok Selatan H. Khairunas memberikan sambutan saat pembukaan Musrenbang Kecamatan Sangir Balai Janggo, Senin (9/2).

PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menegaskan berbagai usulan yang disampaikan dalam Mu­syawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dari tiap-tiap kecamatan untuk dibawa ke tingkat kabupaten haruslah usulan paling prioritas dan berdampak. Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan penyampaian usuan yang dinilai paling penting untuk dilaksanakan ini lantaran usulan yang disampaikan akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) pada tahun anggaran berikutnya.

“Melalui forum ini kami berharap lahir rumusan usulan program dan kegiatan prioritas, mendesak, berdaya ungkit, dan berdampak luas terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Khairunas dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Sangir Balai Janggo, Senin (9/2).

Selain itu, program yang disampaikan juga hendaknya sejalan dan visi dan misi pemerintah yang kemudian dijabarkan dalam berbagai program unggulan. Sehingga setiap perencanaan bisa berjalan beriringan untuk mencapai target kemajuan dan kesejahteraan kabupaten.

Baca Juga  Gerbang Batas Kota Solok Kurang Terawat, Hingga Kini belum Tersentuh Perhatian

Terlebih lagi dalam dua tahun terakhir, peren­canaan daerah hingga ke pusat sudah berjalan secara imperatif, dimana perencanaan daerah harus selaras dan sinergi dengan perencanaan pusat.

Dampaknya penetapan sebagian besar target kinerja makro daerah serta pengambilan beberapa kewenangan termasuk anggaran pelaksanaan program dan kegiatan daerah terutama yang mendukung program prioritas dan kinerja nasional. “Karena itu, kami tekankan kepada seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan dan Nagari untuk terus berinovasi, fokus serta mengoptimalkan seluruh sumber daya dalam peningkatan pelayanan dan pencapaian tujuan pembangunan Kabupaten Solok Selatan,” lanjutnya.

Sejalan, Ketua DPRD Solok Selatan Martius mengatakan keterbatasan anggaran dan kewenangan pemerintah kabupaten pun semakin mengkotakkan kemampuan daerah untuk melakukan pembangunan. Untuk itu setiap usulan yang disampaikan dalam Musrenbang harus mempertimbangkan skala prio­ritasnya. “Selain itu juga perlu mempertimbangkan kesesuaiannya dengan prioritas pembangunan daerah seperti yang tercantum pada RPJMD 2025-2029. Sehingga ada sinergi usulan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah,” terangnya.

Baca Juga  Turun dari Mobil, Tahanan LP Solok Kabur

Untuk Kecamatan Sangir Balai Janggo, masyarakat telah memetakan sejumlah kebutuhannya untuk disampaikan ke Musrenbang Kabupaten sesuai dengan bidang-bidang pembangunan prioritas.

Pada bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah, diusulkan prembangunan dan peningkatan sejumlah jalan di Nagari Sungai Kunyit Barat, Talao Sungai Kunyit, dan Talunan Maju.

Kemudian di bidang ekonomi dan sumber daya alam, beberapa usulan seperti pengadaan bibit tanaman perkebunan, pembangunan sampai pe­meliharaan jalan usaha tani, serta pembangunan sarana dan prasarana. Sedangkan di bidang pe­merintahan dan pembangunan manusia pem­bangunan halaman tiga sekolah juga direncanakan untuk menunjang proses belajar dan mengajar. Kegiatan kali ini juga turut dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD, Forkopimda, jajaran Kepala OPD, dan perwakilan masyarakat. (jef)