BERITA UTAMA

Andre Rosiade Letakkan Batu Pertama Sekretariat Galapagos, Dorong Pendidikan Tangguh Bencana di Sekolah

5
×

Andre Rosiade Letakkan Batu Pertama Sekretariat Galapagos, Dorong Pendidikan Tangguh Bencana di Sekolah

Sebarkan artikel ini
PELETAKAN BATU PERTAMA— Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekretariat Sispala Galapagos SMA Negeri 1 Padang, Senin (9/2). Pembangunan sekretariat ini menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, modern, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta kesiapsiagaan bencana.

PADANG, METROWakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade secara resmi meletakkan batu pertama pemba­ngu­nan Sekretariat Sispala Galapagos SMA Negeri 1 Padang, Senin (9/2). Pembangunan sekretariat ini menjadi wujud nyata komitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang aman, modern, dan berorientasi pada pembentukan karakter serta kesiapsiagaan bencana.

Peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Ketua Komite SMA 1 Padang Prof Nusyirwan Effendi, Kepala SMA 1 Padang Syamsul Bahri, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang Wahyu Hidayat, Komisaris PT Semen Padang Ilham Adelino Azre, serta para alumni dan anggota Sispala Ga­lapagos.

Andre Rosiade menegaskan, pembangunan sekre­­tariat Galapagos tidak sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari stra­tegi membangun pendidikan yang adaptif terhadap tantangan daerah rawan bencana. Ia menyebut bangunan tersebut meng­gunakan teknologi Sepablock (Semen Padang Bata Interlock) produksi Semen Padang yang telah bersertifikat Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Bangunan ini tahan gempa dan tahan api, serta pembangunannya cepat. Secara teknis bisa selesai dua minggu. Untuk konteks sekolah, kita targetkan sekitar satu bulan sudah bisa dimanfaatkan,” ujar Andre yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.

Baca Juga  Dua Pohon Tumbang, Bengkel Rusak, Jalan Terhambat

Andre juga mengaitkan teknologi Sepablock de­ngan program hunian tetap pascabencana. Ia menyebut, saat ini terdapat sekitar 4.800 unit rumah yang akan dibangun menggunakan teknologi serupa agar masyarakat dapat segera kembali ke hunian yang aman dan layak.

Komisaris PT Semen Padang Ilham Adelino Azre menyampaikan bahwa percepatan pemba­ngunan sekretariat ini men­cerminkan gaya kerja Andre Rosiade yang konkret dan berorientasi hasil. Menurutnya, politik harus hadir sebagai alat pelayanan publik, bukan sekadar kekuasaan.

“Baru sekitar seminggu lalu ide ini disampaikan, hari ini sudah peletakan batu pertama. Ini contoh nyata bagaimana wakil rakyat bekerja untuk rak­yat,” kata Azre, yang juga alumni SMA 1 Padang dan Galapagos.

Azre menjelaskan, penggunaan Sepablock merupakan bagian dari i­novasi ramah lingkungan Semen Padang yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) BUMN. Selain tahan gempa dan api, teknologi ini memungkinkan pembangunan cepat dengan biaya ter­jang­kau.

Baca Juga  Atasi Pengikisan Sungai di Koto Lubuk Kilangan Padang dengan Batu Bronjong

Ketua Komite SMA 1 Padang Prof. Nusyirwan mengapresiasi sinergi an­tara wakil rakyat, alumni, dan dunia usaha dalam mendukung fasilitas pendidikan. Ia menilai pembangunan sekretariat Ga­lapagos sebagai investasi penting bagi pengemba­ngan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian ling­kungan siswa.

“Kehadiran Pak Andre bukan sekadar simbolik, tapi membawa bukti nyata bagi kemajuan sekolah. Ini akan menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas dan kepemimpinan siswa,” ujar­nya.

Sementara itu, Kepala SMA 1 Padang Syamsul Bahri menegaskan bahwa Galapagos adalah wadah pembinaan siswa-siswa berkarakter kuat dan berdaya juang tinggi. Menurutnya, sekretariat ini akan menjadi pusat aktivitas, pembelajaran, dan pembinaan generasi muda yang tangguh.

Ketua Perkumpulan Alumni Galapagos, Hendra, menyatakan para alumni siap menjadi mentor bagi adik-adik Galapagos agar sekretariat ini benar-benar hidup sebagai ruang belajar, diskusi, dan pengabdian lingkungan.

Pembangunan Sekretariat Galapagos SMA 1 Padang ini diharapkan menjadi simbol kolaborasi nyata antara negara, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan, karakter, serta kesiapsiagaan bencana di Sumatera Barat. (*)