LIMAPULUH KOTA, METRO —Masyarakat Jorong Mungka Tongah, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, dikejutkan dengan adanya penemuan Mortir disalah satu kebun petani di Bukik Pauh, Kamis (6/2) sekitar pukul 09.00 WIB pagi. Awalnya Mortir itu ditemukan oleh Via, yang saat itu hendak menanam bibit Durian di kebunnya Bukik Pauh. Saat melakukan penggalian lubang untuk menanam bibit durian, Via menemukan benda mencurigakan sebesar Aqua Gelas dengan panjang lebih kurang 20 cm.
Karena tidak pernah menemukan benda seperti itu, akhirnya Via, mengambil dan membersihkan Mortir itu. Rencananya akan ditarok didekat Pondok tempat berteduhnya. Namun, belum selesai Via membersihkan Mortir itu, lewat seorang petani lainnya Arisandi.
Kemudian Arisandi, menanyakan kepada Via, apa yang dipegang. Saat dilihat oleh Arisandi ternyata itu Bom Mortir diduga hasil peninggalan jaman perang dulu. Kemudian Arisandi memberi tahu kepada Bamus dan perangkat nagari lainnya serta Bhabinkamtibmas. Tidak berselang lama, pihak Nagari dan kepolisian sampai dilokasi termasuk anggota Polres Lima Puluh Kota.
“Memang ada penemuan mortir oleh masyarakat kita saat hendak menggali lubang untuk menanam durian. Dan saat ini mortir itu sudah diledakkan oleh Tim Brimob di kebun itu berjarak 70 meter dari pondok, pada Jumat (6/2) lalu. Dimana sebelumnya lokasi sudah disterilkan sehingga tidak ada masyarakat disekitar lokasi,” ungkap Wali Nagari Mungka, Epi Adri, Sabtu (7/2) kepada wartawan.
Dikatakan Wali Nagari, ledakan Mortir itu terdengar tidak terlalu kuat. “Ledakan memang terdengar tapi tidak terlalu keras, dan itu hanya hitungan detik, cepat sekali. Setelah peledakan kemudian tim Brimob dan masyarakat kembali untuk menunaikan sholat Jumat,” ucapnya. (uus)






