SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Wawako Sawahlunto Tegaskan, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Quran Berbasis Pemahaman Nilai

3
×

Wawako Sawahlunto Tegaskan, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Quran Berbasis Pemahaman Nilai

Sebarkan artikel ini
PENDIDIKAN AL QURAN— Wawako Sawahlunto Jeffry Hibatullah bersama dengan pelajar SD di Yayasan Khairu Ummah Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO-Wakil Wali Kota Sa­wahlunto Jeffry Hibatullah mengajak para pendidik di Yayasan Khairu Ummah untuk memperkuat pendidikan Al-Quran yang tidak hanya berfokus pada hafalan teks, tetapi juga pada pemahaman makna dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendekatan seperti itu penting agar generasi muda tidak sekadar mampu membaca dan menghafal ayat, melainkan memahami konteks, nilai, dan hikmah Al-Quran sebagai acuan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak di te­ngah dinamika sosial yang terus berkembang,” ung­kap Wawako Jeffry, dalam pertemuan dengan pe­ngurus Yayasan dan tenaga pendidik di Yayasan Khairu Ummah Sawahlunto, baru baru ini.

Dikatakan, bahwa Al-Quran itu bukan hanya untuk dibaca dan dihafal, tetapi untuk dipahami nilai-nilainya dan diterapkan dalam kehidupan.

Ia kemudian menekankan bahwa penguatan substansi pembelajaran Al-Quran yang kontekstual sejak dini merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi penerus yang cerdas, bijaksana, dan memiliki landasan moral yang kuat.

Selain penguatan metode pembelajaran, Jeffry juga mengapresiasi progres peningkatan fasilitas pendidikan keagamaan di Sawahlunto, salah satunya melalui penambahan ruang kelas baru Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Sahabat Quran di bawah naungan Yayasan Khairu Ummah.

Penambahan ruang kelas tersebut didukung oleh Pemerintah Kota Sa­wahlunto melalui jalur dana pokok pikiran anggota DPRD Kota Sawahlunto Hendri Elvin, sebagai bentuk komitmen memper­kuat sarana pendidikan berbasis keagamaan di daerah itu.

Ketua Yayasan Khairu Ummah Silvi Andriani me­nyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi pemerintah daerah da­lam pengembangan lembaga pendidikan yang di­kelolanya, baik dari sisi infrastruktur maupun pe­nguatan arah kebijakan pendidikan.(pin)