METRO SUMBAR

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Deklarasi Bukit Karumuntiang, Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan

3
×

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Deklarasi Bukit Karumuntiang, Dorong Kolaborasi Pelestarian Lingkungan

Sebarkan artikel ini
TANAM POHON— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah saat menanam pohon secara simbolis dalam kegiatan satu juta pohon asuh di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand, Limau Manis, Padang, Sabtu (7/2).

PADANG, METROGubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah membuka ke­giatan Deklarasi Bukit Ka­rumuntiang yang diselenggarakan Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Universitas Andalas (IKA Faperta Unand). Pelaksanaan kegiatan tersebut ditandai dengan penanaman simbolis satu juta pohon asuh di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unand, Li­mau Manis, Padang, Sabtu (7/2).

Gubernur Mahyeldi me­­nyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada IKA Faperta Unand atas inisiatif tersebut yang dinilainya sejalan dengan arah kebijakan pembangunan Pro­vinsi Sumatera Barat Ta­hun 2025–2029, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, pertanian ber­kelanjutan, serta perlindungan kawasan strategis dan daerah aliran sungai.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata ke­pe­du­lian lintas generasi dalam memperkuat kesadaran publik terhadap pengelolaan lingkungan dan keta­hanan wilayah,” ujar Mah­yeldi.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen memperkuat konservasi sumber daya alam, pengendalian alih fungsi lahan, rehabilitasi kawasan kritis, serta pe­ngembangan sistem pertanian yang adaptif, ramah lingkungan, dan berdaya saing.

Menurutnya, Deklarasi Bukit Karumuntiang menjadi simbol komitmen bersama bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan secara sektoral dan membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, alumni, dunia usaha, komunitas, serta ma­sya­rakat luas. “Kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan ini menjadi hal yang sangat penting dan perlu terus diperkuat,” u­jarnya.

Ia juga mengingatkan agar penanaman pohon tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata, melainkan diikuti dengan perawatan dan pengasuhan agar memberikan manfa­at jangka panjang bagi lingkungan dan ma­sy­a­rakat. “Saya minta pohon yang ditanam tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat dengan baik,” tegas­nya.

Sementara itu Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hafrizal Handra menyambut baik program yang digagas IKA Faperta Unand sebagai kontribusi nyata dalam pelestarian lingkungan dan penguatan pembangunan berkelanjutan di Sumbar.

Ia menjelaskan, dari hampir 500 hektare luas lahan Universitas Andalas, sebagian besar kawasan hutan kampus diharapkan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan seba­gai kawasan hijau serta menjadi percontohan penanaman pohon produktif yang dikelola secara berkelanjutan.

Wakil Dekan Fakultas Pertanian Unand, Dr. Gus­mini, SP, MP menambahkan gerakan ini mengu­sung konsep Pohon Asuh, di mana peserta tidak ha­nya menanam pohon, tetapi juga bertanggung jawab merawatnya sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap lingku­ngan.

Melalui Deklarasi Bukit Karumuntiang dan kegiatan AgricultuRUN, IKA Fa­perta Unand bersama Fa­kultas Pertanian Universitas Andalas menegaskan komitmen untuk menghijaukan Sumbar melalui penanaman dan pemeliharaan pohon produktif secara berkelanjutan. Usai pembukaan kegiatan, Gubernur Sumbar bersama rombongan melakukan pe­nanaman pohon secara simbolis, disaksikan jajaran perguruan tinggi, pe­rangkat daerah, alumni, dan komunitas lingkungan. (fan)