BERITA UTAMA

Anggota KP3A Kota Padang Bisa jadi Suplier Dapur MBG

5
×

Anggota KP3A Kota Padang Bisa jadi Suplier Dapur MBG

Sebarkan artikel ini
SETIFIKAT KOPERASI— Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Fauzan Ibnovi, menyerahkan sertifikat Koperasi Cukup Sehat yang diterima Ketua KP3A Kota Padang Indra Kasman.

PADANG, METROKoperasi Persatuan Peternak  & Pedagang Ayam (KP3A) Kota Padang mengadakan Rapat Anggota  Tahunan (RAT) tahun buku 2025, Sabtu (7/2) di Pasar Raya Blok I Lantai II.

Ketua Umum KP3A Indra Kasman, mengatakan untuk memenuhi tuntutan dari undang -undang No 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian, dalam kesempatan ini me­nyam­paikan laporan per­tang­gung jawaban pada RAT tahun buku 2025.

“Saat ini jumlah ang­gota KP3A per 31 De­sem­ber 2025 sebanyak 142 orang terdiri dari Pe­dagang Ayam Pasar Raya Padang dan Pedagang Pasar In­pres,” ujar Indra Kasman.

Dijelaskan Indra, bi­dang usaha adalah usaha simpan pinjam yang me­ru­pakan usaha pokok KP3A, karena anggota sangat membutuhkan sarana yang berkaitan dengan profesi. Dengan adanya bantuan dari Pemerintah, sehingga pengurus telah bisa melayani permintaan anggota.

“Sesuai dengan struk­tur organisasi KP3A, pe­ngu­­rus telah meren­cana­kan pengembangan usaha antara lain simpan pinjam, ja­sa dan perdagangan umum.­ Dengan ber­kem­bangnya usaha koperasi ini, ikut menyukseskan program pemerintah seperti membuka lapangan kerja baru,mengurangi pe­ng­ang­­guran, pemerataan pen­dapatan,” jelas Indra Kas­man.

Selain itu modal usaha KP3A, juga dikelola sim­panan anggota yaitu simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela dan juga bantuan modal dari Pemerintah  (Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang) pada RAT 2025 dengan sisa hasil usaha (SHU) Rp.25.659.000.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Fau­­zan Ibnovi, mengatakan koperasi milik semua anggota, sebagai tugas dikerjakan oleh pengurus dan pengawas dan tanggung jawab bersama dari seluruh anggota.

“Komunikasi bisa dilakukan setiap hari, pengawasan bisa dilakukan setiap hari, komplain – bisa dilakukan setiap hari. Usaha KP3A adalah penyediaan kebutuhan ayam yang di­bu­tuh masyarakat,”  jelas Fauzan Ibnovi.

Ia menyebut,  yang harus dipikirkan adalah bagaimana penjualan bisa meningkat. Sekarang dunia sudah berubah. Pasar bukan lagi tujuan utama orang belanja, sekarang usaha jual ayam sudah banyak di dekat rumah masyarakat, jualan online banyak ini adalah salah satu hal yang dirangkul.

“Kami yakin usaha ini masih berkembang dan perlu peningkatan dengan cara ikut trend digitalisasi, pedagang bisa menjangkau pasar lebih luas dan ada peluang, kami hadir dari Dinas Koperasi dan UKM,” tuturnya.

“Adanya rencana ekspansi dari KP3A untuk membuka usaha jasa dan perdangan umum kami dukung. Apabila Koperasi ini berkembang dari simpan pinjam ke Usaha jasa dan Perdagang umum untuk bisa mengambil ke­sem­patan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padang,” katanya.

Saat ini sudah ada 59 MBG di Kota Padang, semuanya butuh ayam, bisa sebagai Supplier MBG atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) MBG dan dari dinas untuk berkonsultasi dengan KP3A dan dukung ekspansi dari KP3A. (ped)