BERITA UTAMA

Rakornas FKUB, Perkuat Sinergi Menjaga Persatuan dan Keharmonisan Bangsa

5
×

Rakornas FKUB, Perkuat Sinergi Menjaga Persatuan dan Keharmonisan Bangsa

Sebarkan artikel ini
RAKORNAS— Wako Fadly Amran menjadi narasumber dalam Rakornas FKUB dengan tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB Guna Memperkuat Persatuan Bangsa dan Harmoni Sosial” yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting dari Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (4/2).

A YANI, METROWali Kota Padang Fadly Amran, menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Na­sio­nal (Rakornas) Forum Ke­ru­kunan Umat Beragama (FKUB) dengan tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB Guna Memperkuat Persatuan Bang­sa dan Harmoni Sosial” yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (4/2).

Rakornas ini menjadi forum strategis bagi peme­rintah pusat dan daerah ber­sama FKUB se-Indonesia un­tuk memperkuat sinergi da­lam menjaga persatuan bang­sa dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Wali Kota Padang menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan pilar penting dalam pembangunan Kota Pa­dang. Ia memaparkan bahwa Pa­dang sejak lama tum­buh sebagai kota multi­kultural.

“Keberagaman di Kota Padang terjalin secara historis dan kultural. Istilah Urang Padang Jalan Ba­ram­pek mencerminkan kolaborasi empat etnis besar yaitu Minang, Nias, Tionghoa, dan India yang hidup berdampingan dan bergotong royong membangun kota,” ungkapnya.

Fadly Amran juga menjelaskan bahwa wajah multikultural Padang terbentuk sejak abad ke-17 sebagai kota pelabuhan, di mana berbagai etnis dan pemeluk agama datang, berinteraksi, serta berbaur secara harmonis dalam kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, ia memaparkan praktik konkret pe­nguatan kerukunan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang bersama FKUB, seperti peninjauan pelaksanaan ibadah lintas agama, pernyataan sikap bersama menyambut bulan suci Ramadan, aksi sosial lintas suku dan agama, hingga pembinaan kerohanian bagi pelajar dari berbagai latar belakang keagamaan.

Dalam Rakornas tersebut, Wali Kota Padang juga menyampaikan pengalaman penanganan konflik sosial di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, yang berhasil diselesaikan melalui pendekatan dialogis, kolaboratif, dan musyawarah bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, FKUB, serta unsur Forkopimda.

“Kecepatan respons pemerintah daerah, dukungan tokoh agama, serta partisipasi aktif masya­ra­kat menjadi kunci dalam me­redam konflik dan mem­bangun kembali har­mo­ni sosial,” jelasnya. (oza)