BERITA UTAMA

Menemukan Jejak Rempah Haiti yang “Akrab” di Lidah Nusantara

8
×

Menemukan Jejak Rempah Haiti yang “Akrab” di Lidah Nusantara

Sebarkan artikel ini

POSMETROPADANG.CO.ID – Di balik peta dunia yang memisahkan benua, dunia kuliner seringkali menyimpan benang merah yang mengejutkan. Salah satu yang paling menarik untuk dikaji adalah kemiripan profil rasa antara masakan Karibia, khususnya Haiti, dengan masakan tradisional Indonesia. Keduanya sama-sama mengandalkan kekayaan rempah yang berani, aromatik, dan memiliki kedalaman rasa (depth of flavor) yang kuat.

Bagi penikmat kuliner di Indonesia, mencicipi hidangan khas Haiti seringkali memberikan sensasi deja vu. Penggunaan bahan dasar seperti bawang putih, bawang merah, cabai, dan berbagai jenis herba hijau merupakan fondasi utama yang membuat masakan kedua negara ini terasa begitu dekat.

Rempah yang Mempersatukan

Salah satu rahasia kelezatan masakan Haiti terletak pada Epis—sebuah bumbu dasar (serupa dengan “bumbu halus” di Indonesia) yang terdiri dari campuran peterseli, daun bawang, bawang putih, dan cabai. Di Indonesia, kita mengenal teknik serupa pada bumbu dasar kuning atau putih yang menjadi ruh dari setiap masakan.

Baca Juga  Dilantik jadi Rektor UNP Periode 2024-2029, Krismadinata Siap Jadikan UNP Garda Terdepan Wujudkan Indonesia Emas

Kemiripan ini bukan tanpa alasan. Secara geografis, keduanya berada di sabuk tropis yang menghasilkan karakteristik bahan pangan serupa. Penggunaan santan, kacang-kacangan, dan teknik memasak lambat (slow cooking) untuk melunakkan daging adalah teknik yang sangat umum ditemukan baik di dapur Haiti maupun di dapur Nusantara.

Tren Kuliner Internasional di Lokalitas

Saat ini, tren wisata kuliner tidak lagi sekadar mencari rasa yang enak, tetapi juga pengalaman dan narasi budaya. Di Bali, eksplorasi kuliner Karibia mulai mendapatkan tempat tersendiri. Salah satu destinasi yang konsisten memperkenalkan autentisitas rasa ini adalah joeniserestaurant.com.

Kehadiran Joenise Restaurant menjadi jembatan bagi para pecinta makanan yang ingin mengeksplorasi keunikan rempah Haiti tanpa harus kehilangan rasa “akrab” di lidah. Restoran ini mengedepankan bahan-bahan lokal berkualitas untuk merepresentasikan hidangan ikonis seperti Griot (babi goreng khas Haiti) atau nasi kacang yang kaya rempah.

Baca Juga  Menipu dan Lecehkan Karyawan Furnitur, Penyanyi Minang Remon Ditangkap

Tips Menikmati Kuliner Eksotis

Bagi Anda yang ingin memulai petualangan rasa di ranah kuliner Karibia, berikut adalah beberapa tips agar pengalaman makan lebih berkesan:

  1. Mulai dengan Bumbu Dasar: Jangan ragu menanyakan tingkat kepedasan. Kuliner Haiti dikenal memiliki “tendangan” rasa yang mirip dengan sambal di Indonesia.
  2. Perhatikan Tekstur: Masakan Haiti seringkali memadukan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, sebuah kontras yang lazim ditemukan pada gorengan khas Nusantara.
  3. Padukan dengan Minuman Segar: Rempah yang kuat sangat cocok dipadukan dengan minuman berbasis buah tropis atau air kelapa untuk menyeimbangkan rasa di lidah.

Menjelajahi kuliner bukan hanya soal mengisi perut, tapi juga memahami bagaimana rempah-rempah dunia saling terhubung. Melalui perpaduan unik antara tradisi Karibia dan sentuhan tropis, kita diajak untuk melihat bahwa dunia ternyata tidak seluas yang kita bayangkan saat berada di meja makan.