METRO SUMBAR

Untuk Balita Kelainan Jantung, Wawako Allex Salurkan Bantuan Baznas

2
×

Untuk Balita Kelainan Jantung, Wawako Allex Salurkan Bantuan Baznas

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI— Wawako Padang Panjang Allex saat mengunjungi rumah Zayn Alfarizqi (4), balita pengidap kelainan jantung bawaan asal Kelurahan Tanah Hitam, Kota Padang Panjang.

PDG. PANJANG, METRO–Harapan untuk kesembuhan kembali terbuka bagi Zayn Alfarizqi (4), balita pengidap kelainan jantung bawaan asal Kelurahan Tanah Hitam, Kota Pa­dang Panjang. Melalui Program Padang Panjang Sehat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pa­dang Panjang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Zayn, anak dari pasangan Apriyonopi (38) dan Yulia Fitri Yanti (33).

Bantuan tersebut diserahkan Wakil Wali Kota, Allex Saputra didampingi Ketua Baznas Kota Padang Panjang, Novi Hendri, serta Wakil Ketua Baznas, Zulkifli, Jumat (30/1).

Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan keberangkatan serta sebagian biaya pengobatan Zayn yang akan menjalani operasi jantung lanjutan di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Wawako Allex Smmenyampaikan, Pemerintah Kota bersama Baznas terus berkomitmen mendukung masyarakat yang membutuhkan, khususnya da­lam pelayanan kesehatan. “Terima kasih kepada para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang membutuhkan dan menjadi wujud kepedulian sosial kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Novi Hen­dri menjelaskan, bantuan tersebut merupakan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah masya­ra­kat yang dikelola Baznas untuk membantu warga yang mem­butuhkan layanan ke­se­hatan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan mendukung proses kesembuhan anak,” katanya.

Ayah Zayn, Apriyonopi menceritakan anaknya per­tama kali dirujuk ke RSUP Dr M. Djamil Padang untuk pemeriksaan lanjutan. Dari hasil pemeriksaan dan USG jantung, dokter menyatakan Zayn menderita penyakit jantung bawaan jenis Tetralogy of Fallot (TOF). “Pada usia satu tahun dua bulan, anak kami dibawa ke RS Harapan Kita Jakarta dan menjalani operasi bedah jantung tahap pertama, yakni BCPS (Bidirectional Cavopulmonary Shunt). Setelah operasi tersebut, kondisi anak kami berangsur mem­baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penanganan medis terhadap penyakit tersebut dilakukan melalui dua tahap operasi. Operasi tahap kedua dijadwalkan saat Zayn berusia empat tahun, sehingga pihak keluarga kem­bali mengajukan bantuan untuk mendukung kebe­rang­katan dan kebutuhan pe­ngobatan lanjutan. “Ka­mi mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan Pemerintah Kota Pa­dang Panjang atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya. (rmd)