METRO SUMBAR

SMA Negeri Penerima MBG di Kabupaten 50 Kota Masih Minim

3
×

SMA Negeri Penerima MBG di Kabupaten 50 Kota Masih Minim

Sebarkan artikel ini
BELUM DAPAT MBG—Terlihat para siswa SMA N Halaban hingga saat belum menerima MBG.

LIMAPULUH KOTA, METRO  –Sekolah Lanjutan Ting­kat Atas (SLTA) Penerima manfaat Program Presiden Prabowo Subianto berupa Makan Gratis (M­BG) di Kabupaten Limapuluh Kota terbilang masih minim. Hingga saat ini diketahui hanya beberapa SLTA yang telah menerima MBG, diantaranya SM­A N 1 Harau, SMA N 2 Harau, SMA N 1 Guguak serta SMK N 1 Guguak. Sementara di Kota Payakumbuh yang bertetangga dengan Kabupaten Limapuluh Kota, SLTA pe­nerima MBG hampir 100 %.

Terkait kondisi itu, ratusan siswa SMA N 1 Lareh Sago Halaban berharap mereka bisa menerima MBG seperti siswa lainnya di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota, sehingga meraka bisa merasakan MBG dan menabung uang belanja.

Sebab dengan kondisi saat ini, mereka (siswa) harus membawa bekal dan membawa uang belanja lebih, karena proses belajar mengajar (PBM) hingga pukul 16.00 WIB.

“Kami sampai saat ini belum menerima manfaat dari Program Presiden Prabowo berupa Makan Bergizi Gratis (MBG), tentu kami berharap bisa seperti sekolah lainnya di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota yang lebih dahulu menerima MBG, sehingga kami tidak lagi membawa bekal dari rumah,” ucap Della Permata Sari, Siswi Kelas XII F6 SMA N 1 Lareh Sago Halaban, kepada wartawan.

Della juga menambahkan, dengan semakin ba­nyaknya sekolah di Kota Payakumbuh maupun Ka­bupaten Limapuluh Kota yang telah menerima M­BG, ia berharap bisa segera ada dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk sekolahnya.

“ Semoga kedepannya didekat disekolah kita se­gera ada dapur yang me­nyediakan MBG, sebab dengan belum adanya MBG, uang jajan terkuras cukup banyak tiap hari­nya,” harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan siswa lainnya, ia sangat berharap MBG bisa segera diberikan kepada ratusan siswa di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban.

“ Sampai saat ini kami belum mendapat MBG, sementara di Kota Payakumbuh hampir 100 % sekolah SLTA telah lama menerima MBG, tentu ka­mi juga ini mendapat MB­G,”ucap Marco Aditya, Siswa Kelas XI F10.

Harapan agar peserta didik/siswa di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban segera menerima MBG juga diungkapkan kepala sekolah, sebab meski mereka mempu­nyai program Bawa Bekal dari Rumah (BBM DHARMA) dengan adanya program MBG dinilai akan membantu meringankan beban orang tua siswa.

“ Memang sampai sa­at ini disekolah kita belum menerima MBG, karena sekolah kita sekolah binaan Nasional sekolah sehat, selama ini kita punya program Gerakan Se­kolah Sehat yakni BBM DHARMA, dimana seluruh siswa membawa be­kal makan siang,”ucap kepala SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban, Masdal Fitri.

Ketua Musyawarah Ker­ja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SLTA di Kabupaten Limapuluh Kota itu juga menambahkan, pihaknya juga berharap agar program MBG bisa segera dirasakan oleh peserta didik. “Tentu kami juga berharap agar 995 siswa dari 28 rombongan belajar (Rombel) atau kelas bisa segera mendapatkan MBG seperti sekolah lainnya,” tutupnya. (uus)