LIMAPULUH KOTA, METRO –Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) Penerima manfaat Program Presiden Prabowo Subianto berupa Makan Gratis (MBG) di Kabupaten Limapuluh Kota terbilang masih minim. Hingga saat ini diketahui hanya beberapa SLTA yang telah menerima MBG, diantaranya SMA N 1 Harau, SMA N 2 Harau, SMA N 1 Guguak serta SMK N 1 Guguak. Sementara di Kota Payakumbuh yang bertetangga dengan Kabupaten Limapuluh Kota, SLTA penerima MBG hampir 100 %.
Terkait kondisi itu, ratusan siswa SMA N 1 Lareh Sago Halaban berharap mereka bisa menerima MBG seperti siswa lainnya di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota, sehingga meraka bisa merasakan MBG dan menabung uang belanja.
Sebab dengan kondisi saat ini, mereka (siswa) harus membawa bekal dan membawa uang belanja lebih, karena proses belajar mengajar (PBM) hingga pukul 16.00 WIB.
“Kami sampai saat ini belum menerima manfaat dari Program Presiden Prabowo berupa Makan Bergizi Gratis (MBG), tentu kami berharap bisa seperti sekolah lainnya di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota yang lebih dahulu menerima MBG, sehingga kami tidak lagi membawa bekal dari rumah,” ucap Della Permata Sari, Siswi Kelas XII F6 SMA N 1 Lareh Sago Halaban, kepada wartawan.
Della juga menambahkan, dengan semakin banyaknya sekolah di Kota Payakumbuh maupun Kabupaten Limapuluh Kota yang telah menerima MBG, ia berharap bisa segera ada dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk sekolahnya.
“ Semoga kedepannya didekat disekolah kita segera ada dapur yang menyediakan MBG, sebab dengan belum adanya MBG, uang jajan terkuras cukup banyak tiap harinya,” harapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan siswa lainnya, ia sangat berharap MBG bisa segera diberikan kepada ratusan siswa di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban.
“ Sampai saat ini kami belum mendapat MBG, sementara di Kota Payakumbuh hampir 100 % sekolah SLTA telah lama menerima MBG, tentu kami juga ini mendapat MBG,”ucap Marco Aditya, Siswa Kelas XI F10.
Harapan agar peserta didik/siswa di SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban segera menerima MBG juga diungkapkan kepala sekolah, sebab meski mereka mempunyai program Bawa Bekal dari Rumah (BBM DHARMA) dengan adanya program MBG dinilai akan membantu meringankan beban orang tua siswa.
“ Memang sampai saat ini disekolah kita belum menerima MBG, karena sekolah kita sekolah binaan Nasional sekolah sehat, selama ini kita punya program Gerakan Sekolah Sehat yakni BBM DHARMA, dimana seluruh siswa membawa bekal makan siang,”ucap kepala SMA N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban, Masdal Fitri.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SLTA di Kabupaten Limapuluh Kota itu juga menambahkan, pihaknya juga berharap agar program MBG bisa segera dirasakan oleh peserta didik. “Tentu kami juga berharap agar 995 siswa dari 28 rombongan belajar (Rombel) atau kelas bisa segera mendapatkan MBG seperti sekolah lainnya,” tutupnya. (uus)






