AGAM/BUKITTINGGI

Pemkab Agam Terima Kunjungan Kemenpar RI, Bahas Destinasi Terdampak Bencana

4
×

Pemkab Agam Terima Kunjungan Kemenpar RI, Bahas Destinasi Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
DISKUSI— Bupati Agam diwakili Asisten II Setda Agam, Andrinaldi AP, menerima kunjungan Asisten Deputi Perancangan Destinasi Pariwisata Kemenpar RI, Muh. Nurdin, di ruang kerja Sekda Agam, Kamis (29/1).

AGAM, METROPemerintah Kabupaten Agam menerima kunjungan Asisten Deputi Perancangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Muh. Nurdin, Kamis (29/1). Kunjungan tersebut diterima oleh Asisten II Setda Agam, Andrinaldi AP, yang mewakili Bupati Agam, di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Agam.

Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka silaturahmi sekaligus koordinasi terkait pengembangan dan perancangan destinasi pariwisata di Kabupaten Agam. Diskusi yang berlangsung menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Selain membahas pe­ngem­­bangan destinasi unggulan, pertemuan tersebut juga menyoroti kondisi destinasi wisata di wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Pembahasan difokuskan pada dampak bencana terhadap aksesibilitas, ketersediaan fasilitas pendukung, serta keberlangsungan aktivitas pariwisata masyarakat.

Andrinaldi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Pariwisata RI terhadap potensi pariwisata Kabupaten Agam yang dinilai memiliki kekayaan alam dan budaya, serta ragam destinasi unggulan yang menjanjikan.

Ia berharap kolaborasi dengan pemerintah pusat dapat mempercepat peningkatan kualitas destinasi, pembangunan infrastruktur pendukung, serta penguatan promosi pariwisata daerah, termasuk dalam upaya pemulihan pariwisata pascabencana.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita optimistis pariwisata Agam dapat berkembang lebih pesat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Andrinaldi.

Sementara itu, Muh. Nurdin menegaskan bahwa data destinasi wisata yang terdampak bencana menjadi landa­san penting dalam menyusun perencanaan pengembangan pariwisata yang lebih tepat sasaran, tangguh terhadap risiko bencana, dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan komitmen Kementerian Pariwisata RI untuk terus mendukung pemerintah daerah melalui pendampingan perenca­naan, pemetaan potensi destinasi, serta penguatan kapasitas pengelolaan pariwisata.

“Perencanaan yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan keselamatan wisatawan, sehingga dapat menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke daerah,” jelasnya. (pry)