PESSEL, METRO—Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Padang-Painan. Kali ini, seorang siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) tewas terlindas truk di depan TK Pertiwi Pasar Baru, kecamatan Bayang, Kabupaten Pessel, Rabu (28/1).
Korban yang diketahui bernama Zakia (12) warga Api-Api, Kecamatan Bayang, tewas dengan kondisi yang mengenaskan. Kepala korban pecah tergilas roda truk tangki dan darah segar berserakan di jalan. Korban pun tewas di lokasi kejadian.
Sedangkan kakak kandung korban, Azam (13) yang membonceng korban menggunakan sepeda motor, berhasil selamat. Azam hanya mengalami luka lecet pada bagian tangan kanan dan dagu.
Sementara itu, warga setempat yang melihat kejadian itu, seketika berkerumun di lokasi. Lantaran kasihan dengan kondisi korban, warga kemudian menutupi menggunakan kain dan daun pisang.
Tak berselang lama, Polisi dari Polsek Bayang dan Unit Gakkum Satlantas Polres Pessel datang untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan kendaraan dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
Kapolsek Bayang, Iptu Budi Saputra, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi pada pukul 06.00 WIB, ketika hujan masih mengguyur kawasan tersebut. Jalan pun pada saat kejadian basah dengan arus lalu lintas relatif sepi.
“Kecelakaan itu bermula ketika sepeda motor yang dikendarai kedua pelajar itu melaju dari arah Padang menuju Painan, berada di belakang sebuah mobil L300. Setibanya di lokasi kejadian, mobil L300 di depan mengerem mendadak,” jelas Iptu Budi Saputra.
Ditambahkan Iptu Budi, sepeda motor yang ditumpangi korban kemudian menabrak bagian belakang mobil L300 sehingga pengendara dan sepeda motor terjatuh ke badan jalan.
“Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk tangki Hino warna hijau dengan nomor polisi BA 8825 BU yang dikemudikan Zulkifli (55), warga Sungai Nyalo, Kecamatan Batang Kapas. Truk tersebut diketahui tengah menyalip kendaraan lain,” tutur Iptu Budi Saputra.
Kata Iptu Budi Saputra, truk tangki kemudian menabrak pembonceng sepeda motor yang terjatuh di aspal. Akibat benturan keras tersebut, Zakia mengalami luka serius di bagian kepala. Sementara pengendara sepeda motor, Azam, mengalami luka pada bagian tangan kanan dan dagu.
“Kedua korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pasar Baru Bayang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa Zakia tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis. Pembonceng mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan pengendara masih menjalani perawatan intensif,” ujar Iptu Budi Saputra.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pesisir Selatan AKP Ade Saputra mengatakan kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Vario BA 2419 GV dan truk tangki BA 8825 BU. Sepeda motor yang dikendarai Azam, pelajar asal Api-Api Bayang, melaju dari arah Padang menuju Painan dengan membonceng Zakia, yang juga pelajar dari daerah yang sama.
“Pengendara dan korban merupakan kakak beradik. Saat berada di belakang mobil L300, kendaraan di depan mengerem mendadak sehingga pengendara motor terkejut dan terjatuh ke aspal,” ujar AKP Ade Saputra.
Pada saat bersamaan, kata AKP Ade, dari arah berlawanan melaju truk tangki BA 8825 BU yang sedang berusaha menyalip minibus terparkir di sisi kiri jalan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, ban belakang kanan truk menabrak Zakia, pembonceng sepeda motor yang terjatuh di badan jalan.
“Akibat benturan tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Terhadap kendaran dan sopir truk tangki sudah diamankan. Saat ini penyidik Unit Gakkum masih melakukan pemeriksaan,” tutupnya. (*)






