METRO SUMBAR

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Ketersediaan Pangan  Relatif Aman

2
×

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Ketersediaan Pangan  Relatif Aman

Sebarkan artikel ini
RAKOR PENGENDALIAN INFLASI— Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara daring bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

TANAHDATAR, METRO–Menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan pangan terutama bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Tanah Datar dipastikan relatif aman untuk memenuhi kebutuhan masya­rakat. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi secara daring bersama Menteri Dalam Ne­geri Tito Karnavian, Selasa (27/1), di Aula Bappeda Litbang Tanah Datar.

“Menyambut Rama­dhan dan Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan bahan pokok seperti beras, telur, bawang, dan komoditas lainnya relatif aman,” ujar Ahmad Fadly.

Meski demikian, Wa­bup menegaskan Pemerintah Daerah melalui dinas terkait akan terus melakukan pemantauan secara aktif terhadap kondisi pa­sar guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan. “Meskipun relatif aman, dinas terkait akan terus mengawasi dan memantau ketersediaan serta potensi kenaikan harga, agar kebutuhan ma­sya­rakat tetap terpenuhi dalam menyambut Rama­dhan dan hari raya,” jelasnya.

Dalam menjaga stabilitas harga, lanjut Ahmad Fadly, Pemerintah Daerah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, salah satunya dengan menggelar operasi pasar murah secara berkala. “Tujuan operasi pasar murah ini untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli ma­syarakat, terutama pasca bencana yang terjadi di Tanah Datar,” tukasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rakor tersebut menegaskan bahwa pemerintah memfokuskan pengendalian harga komoditas pangan sebagai langkah utama menjaga stabilitas inflasi nasional agar tetap terkendali dan tidak berdampak pada da­ya beli masyarakat.

“Inflasi sejauh ini masih relatif terkendali karena pemerintah pusat dan da­erah secara rutin melakukan koordinasi. Namun de­mikian, pemerintah tetap memberikan perhatian besar terhadap pergerakan inflasi, khususnya komoditas yang paling dirasakan langsung oleh ma­sya­ra­kat,” ungkap Men­dagri.

Dalam Rakor tersebut juga dipaparkan kondisi ketersediaan bahan pokok di berbagai daerah, meliputi komoditas beras, telur, bawang, dan cabai yang memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat inflasi daerah.

Turut mendampingi Wa­kil Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Yusnen, Kabag Pe­re­konomian Franky Adi Thama, Irban Inspektorat, serta OPD terkait lainnya. (ant)