AGAM/BUKITTINGGI

Baznas RI Temui Bupati Agam, Bahas Pembangunan 100 Huntap bagi Warga Terdampak Bencana

2
×

Baznas RI Temui Bupati Agam, Bahas Pembangunan 100 Huntap bagi Warga Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN BAZNAS RI— Bupati Agam, Benni Warlis menerima kunjungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI membahas rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam.

AGAM, METRO–Bupati Agam Benni Warlis menerima kunjungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di rumah dinas Bupati Agam, Selasa (27/1). Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam sebagai bagian dari upaya penanganan pascabencana.

Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, menyampaikan bahwa Baznas RI berkomitmen mendukung pe­mu­­lihan pascabencana di Agam melalui rencana pembangunan sekitar 100 unit Huntap.

“Baznas RI memiliki komitmen untuk ikut terlibat dalam penanganan pascabencana. Rencana awalnya, kami akan membangun kurang lebih 100 unit hunian tetap bagi ma­sya­rakat terdampak,” ujar Ahmad Fikri.

Ia menjelaskan, keterlibatan Baznas dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas dalam Satuan Tugas Bencana Nasional, di mana Baznas mengampu program sosial keagamaan. Program tersebut mencakup tiga pilar utama, yakni kembali ke surau, kembali ke sekolah, dan kembali ke rumah.

“Program kembali ke surau diwujudkan melalui bantuan untuk masjid, kembali ke se­kolah melalui bantuan bagi pelajar, dan satu lagi program kembali ke rumah. Program kembali ke rumah inilah yang kita bahas hari ini, yaitu pembangunan Huntap,” jelasnya.

Untuk pelaksanaan pembangunan, Baznas RI menginginkan lokasi Huntap berada dalam satu kawasan terpadu agar dapat dikembangkan sebagai sebuah perkampungan yang diberi nama Kampung Cahaya Zakat.

“Di beberapa wilayah terdampak bencana di Sumatera, tahapan pembangunan Huntap sudah mulai berjalan. Se­karang kami membahas rencana serupa di Agam. Karena itu, kami ingin mengetahui apakah Pemerintah Kabupaten Agam sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan tersebut,” kata Fikri.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa bantuan yang disiapkan Baznas RI difokuskan pada pembangunan fisik rumah, dan belum mencakup penyediaan fasilitas umum.

Menanggapi hal itu, Bupati Agam Benni Warlis menyambut baik rencana Baznas RI untuk membantu masyarakat terdampak bencana di daerahnya. Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Agam telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi lahan untuk pembangunan Huntap.

“Salah satu lokasi yang telah kami siapkan berada di Dama Gadang, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya,” ungkap Benni.

Meski demikian, Benni War­lis menekankan pentingnya kelengkapan fasilitas umum dalam pembangunan kawasan permukiman baru.

“Jika yang dibantu hanya bangunan fisik rumah tanpa dilengkapi fasilitas umum seperti irigasi, jalan, dan sarana pendukung lainnya, tentu akan menyulitkan masyarakat ke depannya,” tegasnya.

Ia mencontohkan, pada tahun sebelumnya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) telah membangun Huntap bagi warga terdampak bencana lahar dingin Gunung Marapi di Kabupaten Agam, lengkap dengan fasilitas umum.

“Pembangunan Huntap de­ngan fasilitas yang memadai sangat penting. Karena itu, kami akan mencoba berkoordinasi dengan Kementerian PKP agar pembangunan Huntap yang dibantu Baznas ini dapat dilanjutkan atau dilengkapi oleh kementerian,” ujar Benni Warlis.

Sejalan dengan hal tersebut, Ahmad Fikri menyampaikan bahwa Baznas RI juga akan menjajaki kemungkinan kolaborasi dengan Kementerian PKP, sehingga pembangunan Huntap di Kabupaten Agam dapat terwujud secara terpadu, layak huni, dan berkelanjutan. (pry)