PADANG, METRO–Pascabencana alam yang terjadi dua bulan lalu melanda Sumbar, ternyata personel Brimob Polda Sumbar masih bertahan di beberapa lokasi bencana, terutama di daerah yang kini masih rawan terletak di Kabupaten Agam masing masing Maninjau dan Palembayan.
Komandan Satuan Broimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, SIK, MH didampingi Kabag Ops Satbrimob Polda Sumbar Kompol Doni Lisman kepada POSMETRO mengaku, saat ini ada sekitar 230 personel pasukan Brimob Polda Sumbar di lokasi termasuk satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Brimob Mabes.
Mereka menempati posko posko untuk tetap membantu warga di sekitar lokasi rawan. Bahkan di lokasi, empat unit alat berat, sarana dan prasaran transportasi demi membantu warga lainnya masih bertahan,” ujar Lukman SD Malik.
Ditambahkan Doni Lisman, saat ini bahkan personel sudah membuat 10 unit jembatan yang mengubungi dua nagari terpencil untuk kelancaran transportasi warga. “Untuk air bersih, kita juga membuat 12 sumur bor air bersih yang kini terlihat sekali manfatanya oleh masyartakat terdampak becana,” sebut Doni.
Selain pelayanan tadi, Satbrimob Polda Sumbar juga melakukannya di masing masing pos pos yang kini juga masih bertahan. “Alhamdulillah, semua lancar dan masyarakat terdampak sangat antusias sekali, termasuk pelayanan di malam hari berupa lampu,” ujar Doni.
Sementara lanjut Doni, untuk pembangunan dua jembatan Bailey yang bakal dibangun di Maninjau dan Palembayan, karena dua lokasi ini terparah mengalami musibah termasuk bebrapa unit jembatan hilang dibawa galado. “Dua daerah ini kita prioritaskan terlebih dulu,” sebut Doni.
Sebelumnya Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA meninjau langsung sumur bor yang dibangun jajaran Satuan Brimob Polda Sumbar di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (7/1). Lalu. Sumur bor tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga terdampak bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumbar didampingi Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombespol. Lukman Syafri Dandel Malik, SIK.MH. Kapolda bah kan turut memandikan anak-anak di Jorong Kayu Pasak menggunakan air dari sumur bor yang telah selesai dibangun dan mulai dimanfaatkan masyarakat. “Alhamdulillah, sumur bor yang didirikan Polri sudah hadir di Palembayan dan langsung dimonitor oleh Bapak Kapolda,” ungkap Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik.
Ia menjelaskan, pembangunan sumur bor di Palembayan telah dimulai sejak pertengahan Desember 2025 sebagai respons atas krisis air bersih yang dialami warga pascabanjir. Saat ini, sumur tersebut sudah dapat digunakan oleh masyarakat. “Alhamdulillah sudah bisa dimanfaatkan. Warga tidak lagi terkendala kebutuhan air bersih,” terangnya.
Selain meninjau sumur bor, Kapolda Sumbar juga mengunjungi SD Negeri 36 Kayu Pasak, kemudian menuju Masjid Nurul Imam untuk melihat langsung pemanfaatan sumur bor bagi masyarakat.
Kapolda turut meninjau mobil water treatment dan mencoba langsung air minum hasil pengolahan bersama warga setempat.
Melalui Brimob Polda Sumbar, sedikitnya lima titik sumur bor telah dibangun di wilayah terdampak bencana di Kecamatan Palembayan. Seluruh sumur bor tersebut mulai dibangun sejak Desember 2025 dan diresmikan pada Rabu (6/1) lalu. Salah seorang warga Palembayan, Ami, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan sumur bor tersebut. Menurutnya, sejak bencana banjir, warga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. “Terima kasih Polda Sumbar. Sumur ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya. (ped)






