METRO PADANG

Kembalikan Fungsi Resapan Air, Pemko Tanam Sejuta Pohon, Raju: Penghijauan Kembali Kawasan Hutan dan Hulu

3
×

Kembalikan Fungsi Resapan Air, Pemko Tanam Sejuta Pohon, Raju: Penghijauan Kembali Kawasan Hutan dan Hulu

Sebarkan artikel ini
PENANAMAN SEJUTA POHON— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Pj Sekda Kota Padang Raju Minropa dan berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera, melakukan launching Penanaman Sejuta Pohon Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1).

KOTO TANGAH, METROKerusakan ekosistem di hulu sungai pascabencana hidrometeorologi akhir tahun lalu telah memicu krisis air bersih di sejumlah titik di Kota Padang.

Kondisi itu menjadikan ibu kota Provinsi Sumbar itu kemudian dipilih sebagai lokasi launching dan penanaman perdana “Sejuta Pohon untuk Sumbar 2026” yang digagas Rumah Aktivis Sejahtera. Kegiatan itu berlangsung di Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1).

“Penghijauan kembali kawasan hutan dan hulu sungai merupakan solusi mutlak untuk memperbaiki siklus air,” kata Penjabat (Pj) Sekda Kota Padang, Raju Minropa yang hadir pada kegiatan itu.

Dikatakannya, bencana yang melanda Kota Padang pada November dan De­sember lalu membuat terjadinya pergeseran aliran sungai yang menyebabkan jaringan irigasi terputus dan cadangan air tanah menurun drastis.

Data pemerintah me­nunjukkan terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di Kota Padang, de­ngan dampak terparah berada di wilayah Kecamatan Kuranji. Krisis ini menjadi pelik karena sekitar 80 persen masyarakat di daerah tersebut tidak terjangkau layanan PDAM dan selama ini hanya bergantung pada sumur gali.

“Sungai-sungai berpindah daerah alirannya sehingga jaringan irigasi terputus. Hal ini mengakibatkan sumur-sumur masya­rakat kering. Saat ini fokus kita adalah memastikan kebutuhan air warga kem­bali terpenuhi,” ujar Raju Minropa.

Untuk mengatasi ma­salah tersebut, Pemko Padang telah menyusun rencana aksi yang terbagi dalam dua tahap, yaitu distribusi air bersih melalui BPBD Kota Padang bersama BPBD Provinsi dan PMI yang terus mengoperasikan mobil tangki untuk menyuplai air bersih langsung ke pemukiman warga di 121 titik terdampak.

Untuk solusi permanen, mulai Sabtu ini, pemerintah bekerja sama dengan Ba­lai Pembangunan Kawa­san Permukiman Sumbar akan membangun sumur bor di lima lokasi prioritas sebagai sumber air baru bagi warga non-PDAM.

“Selain itu, gerakan penanaman satu juta pohon yang berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera diharapkan mampu mengembalikan fungsi resapan air di hulu. Melalui Dinas Pertanian yang juga membida­ngi urusan kehutanan, Pemko Padang berkomitmen mengawal pertumbuhan pohon-pohon ini demi ketahanan ekologi jangka panjang,” tegasnya.

Launching dan pena­naman perdana itu juga diikuti Gubernur Sumbar, Mahyeldi yang turut me­ngapresiasi langkah stra­tegis dalam pemulihan eko­­logis pascabencana di Sumbar. (oza)