BERITA UTAMA

Antisipasi Travel Dadakan Jelang Mudik Lebaran 2026, Polri Minta Warga Tidak Tergiur Harga Murah 

1
×

Antisipasi Travel Dadakan Jelang Mudik Lebaran 2026, Polri Minta Warga Tidak Tergiur Harga Murah 

Sebarkan artikel ini
Irjen Pol Agus Suryonugroho Kakorlantas Polri

JAKARTA, METRO–Korlantas Polri mulai bersiap melakukan pengamanan jelang periode mu­dik Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu aspek yang mendapat perhatian yakni potensi meningkatnya tra­vel dadakan atau angkutan tidak resmi.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, travel dadakan ini memiliki kerawanan penyebab kecelakaan lalu lintas. Sebab, kenda­raan yang digunakan tidak melalui uji kelayakan. Akhir­nya keselamatan warga bisa dipertaruhkan.

“Setiap menjelang Le­baran, travel dadakan selalu bermunculan. Kenda­raannya belum tentu laik jalan, tidak menjalani ramp check, bahkan sering meng­angkut penumpang melebihi kapasitas. Ini sa­ngat berbahaya dan harus kita antisipasi bersama,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Selasa (20/1).

Selain kelayakan kendaraan yang tidak terjamin, kondisi pengemudi juga menjadi faktor kerawanan. Pasalnya, pengemudi tidak menjalani pemeriksaan kesehatan, tes bebas nar­koba, serta jam kerja­nya tidak dibatasi.

Hal ini bisa menyebabkan pengemudi kelelahan. Dampak terburuknya menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

Menghadapi Lebaran 2026, Korlantas Polri me­nyiapkan sejumlah langkah antisipatif, antara lain pe­ningkatan pengawasan dan penindakan terhadap tra­vel ilegal, pemeriksaan kendaraan penumpang non-reguler, serta pe­nguatan ramp check terpadu bersama instansi terkait.

“Kami instruksikan Dirlantas dan Kasatlantas jajaran untuk meningkatkan pengawasan di jalur mudik, terminal bayangan, rest area, serta titik-titik keberangkatan penum­pang. Koordinasi dengan Dishub, Jasa Raharja, dan pemerintah daerah juga terus kami perkuat,” imbuhnya.

Agus meminta kepada masyarakat agar lebih se­lektif dalam memilih ang­kutan mudik. Disarankan pemudik tetap menggu­nakan jasa perjalanan mu­dik resmi.

“Keselamatan adalah yang utama. Jangan karena murah dan cepat, me­ngabaikan faktor keselamatan. Pilih angkutan resmi, kendaraan yang laik jalan, dan pengemudi yang profesional. Mudik selamat, keluarga pun tenang,dan bahagia,” tandasnya. (jpg)