LUBUKMINTURUN. METRO – Tradisi balimau dengan mengunjungi objek wisata pemandian menyambut datangnya bulan puasa berlangsung sepi peminat. Hal ini dikarenakan cuaca Kota Padang pada Minggu (5/5) diguyur hujan sejak pagi hingga sore.
Dari pantauan POSMETRO kemarin hingga pukul 16.00 WIB di Lubuk Minturun, yang merupakan lokasi favorit warga Kota Padang melaksanakan balimau, terlihat sepi pengunjung. Tidak terlihat kemacetan maupun pengunjung yang membludak. Sedangkan debit air sungai cenderung lancar tidak ada terjadi arus yang deras akibat hujan yang melanda Kota Padang dari pagi.
Devi (45), salah seorang penjual gorengan di Lubuk Minturun mengatakan, tahun ini pengunjung sepi dikarenakan hari hujan, “Agak langang dari tahung patang. Mungkin karano hari hujan dari pagi mungkin da,” ujar Devi sambil melayani pembeli gorengannya.
Hal ini dibenarkan salah satu warga lainnya, Anto (36). Ia mengungkapkan, biasanya kalau sudah sore ini jalanan mulai macet.
“Agak langang kini, biasonyo alah macet jalan ma,” ungkapnya.
Lain halnya, Rumisha (19), salah seorang pengunjung yang akan melaksanakan mandi balimau. Diguyurnya hujan memang menjadi kendala baginya. Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasra ini datang bersama tiga orang temannya ini mengatakan melihat kondisi cuaca dan air terlebih dahulu.
“Lihat dulu bang, apabila masih hujan kita pulang aja. Balimau di rumah saja lagi, kalau airnya deras kan bisa gawat nanti,” ujar Rumisha.
Di lokasi pemandian Lubuk Minturun, truk BNPB terlihat telah disiapkan di lokasi. Selain itu, juga tampak personel Palang Merang Indonesia (PMI) Kota Padang yang juga bersiaga dalam pelaksanaan tradisi balimau. (cr1)





