PAYAKUMBUH, METRO–Program Presiden Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik, Ibu Hamil, Ibu menyusui serta Balita, tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, namun juga bagi pelaku usaha ataupun supplier bahan makanan dan buah-buahan.
Sebab sejak program tersebut dimulai, berdampak besar bagi pelaku usaha, karena penjualan mereka meningkat drastis dibandingkan sebelum ada program MBG, selain itu, permintaan juga berasal dari berbagai daerah atau Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, termasuk dari luar Sumatera Barat.
Hal tersebut diungkapkan pedagang Jeruk di Kawasan Bulakan Balai Kandi Koto Nan IV Kecamatan Payakumbuh Barat. Saat ini penjualan jeruk manis mencapai. “Alhamdulillah sejak adanya program MBG, penjualan jeruk meningkat drastis, sebelumnya hanya mencapai 1-2 ton perminggu, tapi saat ini mencapai 10 ton,” sebut Junaidi Maulana, pedagang jeruk, Sabtu (18/1).
Ia juga mengatakan, pasokan untuk memenuhi kebutuhan jeruk program MBG, didatangkan dari Gunuang Omeh Kabupaten Limapuluh Kota. “Untuk jeruk didatangkan dari Gunuang Omeh Kabupaten Limapuluh Kota, kalau dapur yang kita isi hingga Kabupaten Solok,” tambahnya.
Junaidi juga mengatakan, jeruk untuk program MBG adalah jeruk dengan kualitas terbaik, sehingga ia bersama pekerja ikut melakukan sortir jeruk yang dipesan untuk MBG. “Untuk jeruk MBG, memang yang terbaik, ukuran maupun kematangan, kita ikut sortir langsung agar tidak ada jeruk rusak yang diberikan untuk program MBG,” tutupnya.
Ia juga apresiasi dan berharap program unggulan Presiden Prabowo itu bisa terus berlanjut, sebab memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, termasuk membuka lapangan kerja. (uus)






