AGAM, METRO– Warga Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, dibuat resah dengan kemunculan dua pria bertopeng dan membawa senjata tajam. Sosok misterius itu sudah berulang kali muncul dalam sepekan terakhir.
Mirisnya, pria bertopeng itu juga sempat mengejar warga menggunakan senjata tajam dan melakukan perbuatan tidak senonoh dengan memperlihatkan kemaluannya kepada perempuan. Kemunculan pria bertopeng itu dimulai dari sore hari hingga malam hari.
Camat Palembayan Sabirun saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian itu. Bahkan, dirinya sudah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kemuculan pria bertopeng yang sangat meresahkan tersebut.
“Identitas pria bertopeng itu belum diketahui. Saya memang mendengar beredarnya issu tersebut, tapi apakah informasi itu benar atau tidak, pihak berwenang tengah memantau dan menyelidiki,” ungkap Sabirun, Jumat (16/1).
Sabirun menambahkan, dari laporan yang diterimanya, kemuculan pria bertopeng itu sdalam sepekan ini di pendakian Sopan, Maja Hilia. Warga setempat sudah berusaha mengejarnya tapi pria bertopeng itu berhasil melarikan diri.
“Sasaran pria bertopeng itu perempuan yang lewati di pendakian Sopan. Munculnya sore dan malam hari, sehingga membuat warga ketakutan. Kita berharap orang itu segera menghentikan teror kepada warga, karena cepat atau lambat pasti akan tertangkap,” tegas Sabirun.
Sementara, Kapolsek Palembayan AKP Alwizi Safriadi juga membenarkan hal itu. Dikatakannya, kemunculan pria bertopeng bukan lagi sekedar isu, tapi benar-benar nyata. Untuk itu, pihaknya akan terus menyelidiki dalang dari teror tersebut.
“Pada kamis malam, pria bertopeng itu muncul. Kami bersama personel Brimob dan warga berusaha menangkapnya. Tapi peneror itu melompat ke dalam jurang, dan menghilang dibalik semak-semak. Kami cek ke dalam jurang, sudah tidak ada lagi,” kata AKP Alwizi Safriadi.
AKP Alwizi Safriadi menambahkan, berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, sosok pria misterius itu kerap muncul tiba-tiba pada sore dan malam hari. Sosok tersebut selalu memakai topeng atau masker membawa senjata tajam.
“Sosok itu muncul kadang bertelanjang dada, kadang sebaliknya menggunakan baju tanpa celana. Teror sosok misterius tersebut diduga mengintai kaum perempuan yang melewati lokasi pendakian Sopan, seorang diri,” jelas AKP Alwizi Safriadi.
Dijelaskan AKP Alwizi Safriadi, diduga pria bertopeng yang meneror warga, berjumlah dua orang dan selalu bergantian muncul. Jika bertemu laki-laki, sosok itu akan langsung melarikan diri dan menghilang.
“Kawasan ini sedang proses pemulihan pascabencana banjir bandang. Kita berharap di tengah pemulihan, suasana bisa kondusif. Dengan adanya teror seperti ini akan menambah keresahan masyarakat yang sedang berusaha bangkit pascabencana,” tutupnya. (*)





