TANAHDATAR, METRO – Dua hari jelang Ramadhan, atau Sabtu (4/5) sekira pukul 16.15 WIB, sebuah kecelakaan tragis terjadi di wilayah hukum Polres Tanahdatar. Dua nyawa melayang karena digilas truk di Jalan Ombilin-Batusangkar, Jorong Taruang Taruang, Nagari Balimbing, Kecamatan Rambatan, Tanahdatar.
Kapolres Tanahdatar AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kasatlantas Iptu Fitri Dewi Utami SIK mengatakan, dua korban merupakan ibu dan anak. Ibunya Nura Rasmimar (44), sedangkan anaknya bernama Muhammad Furqan Khairillah (12). Korban warga Kelurahan Kaning Bukit, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.
”Kedua jasad korban sudah dijemput pihak keluarga, untuk dikebumikan, Minggu pagi kemarin,” kata Kasat Lantas Iptu Fitri didampingi Kanit Laka Satlantas Polres Tanahdatar Ipda Irwan Ali.
Kecelakaan tersebut, kata Fitri, melibatkan satu unit mobil truk B 9944 PYU yang disopiri oleh Tomi (32) dengan satu unit kendaraan bermotor (ranmor) roda dua BA 3559 MN yang dikendarai oleh Afrizal (42). Dia merupakan ayah dan suami dari kedua korban.
Dijelaskan, kecelakaan tersebut berawal ketika sepeda motor yang dikendarai oleh Afrizal hendak mendahului mobil truk yang disopiri. Saat itu dari arah berlawanan datang sebuah mobil. Afrizal kaget, sepeda motor yang dikendarainya oleng ke kiri. Dia hilang kesimbangan, motor yang dikendarainya jatuh.
”Akibatnya dua penumpang yang berada di belakangnya terhempas ke aspal dan digilas truk yang sarat muatan. Kedua korban mengalami luka berat. Istri Afrizal meninggal di lokasi kejadian, sementara putranya sempat dilarikan warga ke rumah sakit, namun nyawanya juga tak bisa diselamatkan. Afrizal hanya mengalami luka ringan,” katanya.
Karena hanya luka ringan, Afrizal dibolehkan pulang oleh dokter hari itu juga. Saat ini kedua ranmor yang terlibat kecelakaan sudah diamankan di Satlantas Polres Tanahdatar, tentunya untuk kepentingan penyidikan.
”Untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan, sedang dilakukan penyidikan mendalam oleh unit lakalantas Polres Tanahdatar. Sejauh ini, beberapa orang saksi sudah dimintai keterangannya,” kata perwira yang baru dua bulan bertugas di Tanahdatar ini. (ant)





