SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

100 Hari Kerja Camat Irma Mulyadi Tuai Apresiasi Positif Masyarakat

0
×

100 Hari Kerja Camat Irma Mulyadi Tuai Apresiasi Positif Masyarakat

Sebarkan artikel ini
BINCANG—Camat Barangin, Irma Mulyadi tengah berbincang dengan seorang ibu di Desa Balai Batu Sandaran.

SAWAHLUNTO, METRO–Seratus hari pertama jabatan Camat Barangin Irma Mulyadi menuai a­presiasi luas dari ma­syarakat, pemuka adat dan anggota DPRD di Kecamatan Barangin, Sa­wahlunto.

“Camat Irma yang aktif, kolaboratif dan responsif terhadap warga, kami menilai membawa sema­ngat baru bagi Kecamatan Barangin,” ungkap Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talago Gunung, Marwan Datuak Penghulu Dirajo.

Camat Irma Mulyadi diangkat dan dilantik Walikota Sawahlunto pada 9 Oktober 2025. Sebelum­nya, ia menjabat sebagai Kepala Bagian Pemerintahan di Kantor Wali Kota Sawahlunto selama tiga tahun.

Disebutkan Marwan Datuak Penghulu Dirajo, selaku camat perempuan satu-satunya di Sawahlunto saat ini, sangat cekatan dan gerak cepat dan respon terhadap persoalan yang terjadi di Kecamatan Barangin. “Penilaian kami, sudah di luar kemampuan nya selaku camat perempuan,” ujar Marwan Datuak Penghulu Dirajo.

Baca Juga  Terpilih Tampil pada Ajang TIFAF, Sanggar Seni Puti Junjung Bawakan Kesenian Tradisional Ranah Lansek Manih

Sementara itu warga menilai Irma sebagai pe­mimpin yang mudah dijangkau dan terbuka terha­dap aspirasi. “Bu Camat sering turun langsung ke lapangan, ikut gotong royong, dan mendengarkan keluhan kami. Ini yang membuat kami merasa diperhatikan,” ujar Nurjanis, Warga Desa Talago Gunung.

Ia menyebut, Irma sebagai sosok yang membawa energi positif. “Beliau tegas tapi bersahabat. Kami berharap program-program yang sudah dimulai bisa terus berlanjut dan diperluas,” sebutnya.

Menurut Camat Irma, 100 hari pertama hanyalah permulaan dari perjalanan panjang membangun Kecamatan Barangin yang lebih inklusif dan berdaya saing guna menuju Barangin Maju.

Baca Juga  Camat Barangin Irma, Panen Jagung Bersama Koptan Nusa Indah Kakao

“Masih banyak yang harus kita benahi dan kembangkan. Program yang segera kita gerakan one village one product atau desa kelurahan berbasis produk unggulan,” ulas Irma.

Tentunya, imbuh a­lumni Praja STPDN dan Pasca Sarjana Unand Padang ini, perlu di­dukung partisipasi ma­syarakat yang kuat a­gar Barangin menjadi contoh kecamatan yang maju dengan gotong ro­yong dan semangat ke­bersamaan.(pin)