JAKARTA, METRO–Partai Gema Bangsa akan mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru yang siap meramaikan panggung politik nasional menjelang Pemilu 2029. Deklarasi partai yang dipimpin Ketua Umum Ahmad Rofiq itu dijadwalkan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Sabtu (17/1) besok.
Wakil Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro, menjelaskan deklarasi tersebut digelar bertepatan dengan satu tahun perjalanan partai, sejak pertama kali diluncurkan. Deklarasi bakal dihadiri kader internal hingga perwakilan partai politik lain.
“Tanggal 17 Januari 2025, pendiri dan para inisiator me-launching Partai Gema Bangsa. Dan pada Sabtu, 17 Januari 2026 di JICC, Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru melalui acara deklarasi Partai Gerakan Mandiri Bangsa,” kata Joko dalam konferensi pers di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/1).
Ia menyebutkan, deklarasi tersebut akan dihadiri oleh 514 pengurus daerah dan 1.124 pengurus Partai Gema Bangsa dari seluruh Indonesia yang tersebar di 38 provinsi. Selain itu, partai juga mengundang partai politik lain, baik yang berada di parlemen maupun nonparlemen, aktivis, mahasiswa, serta elemen masyarakat lintas organisasi.
Menurut Joko, kegiatan deklarasi ini sekaligus menjadi momentum untuk menegaskan fondasi kelembagaan partai. Saat ini, Partai Gema Bangsa telah membentuk 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di tingkat provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di tingkat kabupaten/kota.
Menariknya, dalam deklarasi tersebut Partai Gema Bangsa juga akan secara resmi menyatakan dukungan kepada Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk dukungan agar kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Joko menyebut, dukungan itu didasarkan pada kesamaan visi antara partai dan Presiden Prabowo.
“Salah satunya adalah soal kemandirian. Pak Prabowo sering mengatakan bahwa kita harus berdiri di kaki sendiri, kita harus mandiri di negeri sendiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Mahadewi Gema Bangsa, Ike Suharjo, menyatakan bahwa keterwakilan perempuan di Partai Gema Bangsa telah mencapai 30 persen di seluruh struktur kepengurusan, mulai dari tingkat DPP, DPW, hingga DPD.
Ia menegaskan, Partai Gema Bangsa mendorong perempuan untuk menempati jabatan strategis di semua level kepengurusan. Selain itu, partai juga berkomitmen meningkatkan pendanaan bagi calon politisi perempuan serta mempromosikan kepemimpinan perempuan di ranah politik.
“Gema Bangsa mendorong peningkatan pendanaan untuk calon politisi perempuan dan mempromosikan kepemimpinan mereka,” ujar Ike.
Ia juga menekankan bahwa isu perempuan dan anak menjadi salah satu agenda politik utama yang akan diperjuangkan Partai Gema Bangsa. Melalui organisasi sayap Mahadewi, partai berkomitmen memperjuangkan kemandirian dan kebahagiaan perempuan demi terwujudnya Indonesia yang maju.
“Kemajuan suatu negara dalam mendorong proses pembangunan tidak akan tercapai apabila kebutuhan spesifik dan pengalaman perempuan terabaikan,” pungkasnya. (jpg)





