METRO PESISIR

Transfortasi Mulai Normal, Yota Balad Ikuti Rakor

0
×

Transfortasi Mulai Normal, Yota Balad Ikuti Rakor

Sebarkan artikel ini
SALAM—Wako Yota Balad saat bersalam dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

PDG.PARIAMAN, METRO–Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) khusus membahas percepatan rehabi­litasi dan rekonstruksi pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda Pro­vinsi Sumatera Barat di Auditorium Gubernur Su­matera Barat ini dihadiri oleh jajaran kepala daerah terdampak, termasuk Wali Kota Pariaman, Yota Balad, kemarin.

Mendagri menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan dae­rah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta ekonomi ma­sya­ra­kat. Fokus utama diarahkan pada perbaikan akses ja­lan, jembatan, listrik, dan air rusak akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Memang we have to start from the problem. Kita harus lihat dari peta. Makin akurat permasalahan, akan makin baik kita membuat strategi untuk menangani itu. Sebanyak 16 dari 19 kabupaten/kota di Sumbar terdampak bencana. Namun, hasil rapat serta pemantauan melalui dasbor kebencanaan dan koordinasi intensif menunjukkan bahwa pemerintahan kabupaten/kota di Sumbar secara umum telah kembali berjalan, “ ujarnya.

Baca Juga  Kapolres Pessel Bagikan 2.000 Masker

Tidak hanya itu, Men­dagri juga berharap detail titik kerusakan disampaikan, terutama dalam R3P.  “Kita ingin detail titiknya disampaikan, sehingga nan­ti bisa kita sampaikan ke Kementerian masing – ma­sing seperti Menteri PU, Menteri Kesehatan, dan kementerian lainnya, supaya semua bisa bergerak,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Pariaman, Yota Balad menyampaikan bahwa langkah-langkah darurat yang diambil Pemerintah Kota Pariaman segera setelah kejadian telah membuahkan hasil positif. Aktivitas publik, pasar, dan akses transportasi di Kota Pariaman kini sudah berangsur normal. “Kita laporkan kepada Mendagri bahwa berkat kerja keras tim di la­pangan dan dukungan ma­syarakat, kondisi Kota Pariaman saat ini sudah berangsur pulih. Kita telah menyerahkan bantuan kepada mereka korban bencana dan bantuan juga telah kita berikan juga kepada warga Kota Pariaman yang terdampak bencana tersebut, seperti para pe­dagang, pelaku usaha. Fo­kus kami sekarang adalah transisi dari masa darurat menuju fase rekonstruksi permanen. Disamping itu, kita juga telah menyerahkan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Kota Pariaman beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Baca Juga  Siapkan Generasi Muda Berkualitas, Generasi Emas 2045 Sebuah Wacana dan Gagasan

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumbar.(efa)