REAL MADRID resmi menunjuk mantan bek mereka, Alvaro Arbeloa, sebagai pelatih kepala baru tim utama. Arbeloa menggantikan Xabi Alonso yang mundur dari jabatannya pada Senin (12/1), hanya tujuh bulan setelah ditunjuk menangani Los Blancos.
Kepergian Alonso terjadi sehari setelah Real Madrid menelan kekalahan pahit 3-2 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah. Dalam pernyataan resmi klub, manajemen Madrid menegaskan bahwa keputusan berpisah dengan Alonso diambil atas kesepakatan bersama.
“Real Madrid mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso atas dedikasi dan profesionalismenya. Ia akan selalu dikenang sebagai legenda klub,” tulis pernyataan resmi Los Blancos.
Xabi Alonso ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Mei tahun lalu, menggantikan Carlo Ancelotti yang memilih menerima tantangan baru sebagai pelatih tim nasional Brasil. Namun, perjalanan Alonso di Santiago Bernabeu berlangsung singkat setelah awal musim yang kurang meyakinkan dan kegagalan meraih trofi di ajang Piala Super Spanyol.
Tak lama setelah pengumuman kepergian Alonso, Real Madrid langsung mengumumkan Alvaro Arbeloa sebagai penggantinya. Mantan bek kanan itu sebelumnya menangani Castilla, tim B Real Madrid, sejak Juni tahun lalu, serta dikenal luas sebagai sosok yang lama berkecimpung di akademi klub.
Laga Copa del Rey melawan Albacete pada Rabu (14/1) mendatang akan menjadi pertandingan perdana Arbeloa sebagai pelatih kepala tim senior Real Madrid.
Arbeloa bukan sosok asing bagi Real Madrid. Ia bergabung dengan akademi Castilla pada 2001 saat berusia 18 tahun, setelah mengawali karier sepak bolanya di Zaragoza. Debut tim utama ia jalani pada 2004, meski hanya tampil dalam empat pertandingan sebelum hijrah ke Deportivo La Coruna.
Kariernya kemudian berlanjut ke Inggris bersama Liverpool pada Januari 2007, di mana ia menghabiskan tiga musim di Premier League. Arbeloa kembali ke Real Madrid pada 2009 dan bertahan hingga 2016. Selama periode tersebut, ia mencatat 238 penampilan dan mempersembahkan delapan trofi, termasuk satu gelar La Liga, satu Piala Dunia Antarklub, dua Liga Champions, serta dua Copa del Rey.
Di level internasional, Arbeloa mencatat 56 caps bersama timnas Spanyol dan menjadi bagian dari generasi emas La Roja yang menjuarai Piala Dunia 2010 serta Euro 2008 dan 2012 di bawah kapten Iker Casillas.
Setelah pensiun pada 2017 usai membela West Ham United, Arbeloa langsung meniti karier kepelatihan. Ia bergabung dengan akademi Real Madrid pada 2020 dan menangani berbagai kelompok usia. Prestasi terbaiknya datang pada musim 2022/2023, ketika ia membawa tim Juvenil A (U-19) meraih treble domestik bersejarah Liga, Copa del Rey, dan Champions Cup yang pertama dalam sejarah klub.
“Arbeloa melatih tim U-14 A pada musim 2020/2021 dan menjuarai liga, menangani U-16 pada musim 2021/2022, serta U-19 dari 2022 hingga 2025. Bersama U-19, ia meraih treble pada musim 2022/2023 dan gelar liga pada musim 2024/2025,” demikian bunyi pernyataan resmi Real Madrid.
Menjelang musim 2025/2026, Arbeloa dipercaya menggantikan Raul sebagai pelatih Castilla. Dari 19 pertandingan bersama tim B, ia mencatat 10 kemenangan, satu hasil imbang, dan sembilan kekalahan rekam jejak yang kini mengantarkannya ke kursi panas tim utama Real Madrid. (jpg)





