AGAM/BUKITTINGGI

Peduli Pascabencana Agam, Bundo Kanduang Minang Indonesia Serahkan Bantuan

0
×

Peduli Pascabencana Agam, Bundo Kanduang Minang Indonesia Serahkan Bantuan

Sebarkan artikel ini
Bupati Agam Sambut Bundo Kandung Minang Indonesia
SAMBUT KEDATANGAN— Bupati Agam, Benni Warlis menyambut kedatangan rombongan Bundo Kanduang Minang Indonesia yang diwakili oleh Bundo Suherni, di Mess Pemerintah Kabupaten Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, Minggu (11/1).

AGAM, METROBupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, menyambut kedatangan rombongan Bundo Kanduang Minang Indonesia yang diwakili oleh Bundo Suherni di Mess Pemerintah Kabupaten Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, Minggu (11/1).

Kunjungan rombongan Bundo Kanduang Minang Indonesia tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masya­rakat Kabupaten Agam yang terdampak bencana alam. Kehadiran mereka sekaligus membawa bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban para korban.

Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya pakaian bayi dan anak-anak, jilbab, Alquran, serta sejumlah kebutuhan lainnya yang dibutuhkan masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga  Pemko Gelar Buka Bersama dengan Anak Yatim, Menjemput Pertolongan Allah dengan Doa 200 Anak Yatim

Dalam sambutannya, Bupati Benni Warlis menyampaikan gambaran umum kondisi Kabupaten Agam sejak awal terjadinya bencana hingga situasi terkini pascabencana. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya penanganan dan pemulihan, baik dari sisi perbaikan infrastruktur maupun pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh Bundo Kanduang Minang Indonesia.

“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Bupati Benni Warlis.

Baca Juga  Terapkan Tanam Padi Jarwo Super, Petani Pulai Anak Aia Panen Tiga Kali Setahun

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat Agam untuk bangkit dan menjalani masa pemulihan pascabencana dengan lebih kuat. (pry)