METRO PESISIR

DPPKB Genjot Kualitas Pelayanan KB

0
×

DPPKB Genjot Kualitas Pelayanan KB

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Padangpariaman Aspinuddin Darab menyatakan dinasnya hingga kini terus melaksanakan peningkatan kualitas pelayanan KB bagi masyarakat dalam daerahnya dengan berbagai jenis inovasi baru dengan nama program sergap.
”Bahkan juga melakukan peningkatan KB kepada masyarakat atau keluarga miskin di Kabupaten Padangpariaman. Inovasi baru tersebut kita namakan dengan sergap. Dalam program sergap tersebut terangkum smeua program untuk pengendalian jumlah penduduk di Kabupaten Padangpariaman,” kata Aspinuddin Darab menjelang loucing program sergap di Kenagarian Koto Tinggi, Kecamatan Enam Lingkung, Padangpariaman, kemarin.
Katanya, dalam program sergap ada berbagai jenis inovasinya seperti cakau, bere bere, kopi darat dan sergap kakap. Program kopi darat berguna untuk mengunjung kondisi masyarakat oleh petugas atau penyuluh KB ke masing-masing rumah masyarakat dalam rangka memarkan kegunaan program pengendalian jumlah penduduk.
Sementara itu katanya, program bere bere menampung semua pertanyaan atau usulan masyarakat tentang bagaimana tentang keluhannya tentang KB atau yang berhubungan dengan keluarga berencana. Artinya, inovasi bere bere ini dapat dikatakan dengan klinik pengenedalian jumlah penduduk atau bengkel gendre.
”Semua itu kita lakukan agar kampung KB yang didirikan masing-masing nagari dapat berjalan dengan maksimal dengan demikian ekonomi masyarakat meningkat dalma kampung tersebut. Namun demikian untuk memajukan kampung KB ini smeua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Padangpariaman melaksanakan pengeroyokan programn untuk peningkatkan KB dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Dengan demikian katanya, terwujud masyarakat Padangpariaman semenjak dini ayau sejak lahir, karena telah dimulai dari pengendalian jumlah penduduk yang terprogram.
”Kalau semua itu terujut generasi masa depan Padangpariaman otomatis terprogram dengan berencana dan mereka memiliki masa depan yang cerah,” ujarnya.
Kemudian katanya, tentang kawin di usia muda dan mereka hamil di usia muda sangat tinggi resikonya. Makanya, dinasnya membentuk duta gendere ( generasi muda masa depan ). Seiring dengan itu juga terujut generasi yang berkaulitas, cerdas, hebat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit masyarakat, seperti pengaruh narkoba serta jenis lainnya.
Begitu juga katanya, dengan program cakau adalah untuk melakukan pemasangan alat KB kepada masyarakat, dimana masyarakat yang belum memasang alat KB langsung dipasangkan oleh petugas. Disinilah dinasnya menamakan dengan program cakau.
“Artinya, saat kita turun ke lapangan dan menemukan masyarakat yang belum KB langsung kita programkan untuk pemasangan alat KB,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan mantan Kadis Kesehatan Padangpariaman itu, tujuan uatama dinasnya adalah untuk meningkatkan cakupan peserta dan akseptor KB yang dilayani, terutama bagi keluarga miskin di Kabupaten Padangpariaman. Sehingga setiap hari terus meningkat pelayanan KB.
Bahkan lanjutnya, juga dapat menurunkan angka komplikasi akseptor dengan komitmen pelayanan dengan program sergap ini. Makanya, dalam loucing ini perlu komitmen bersama semua OPD di lingkungan Pemkab Padangpariaman dalam menunjang pelayanan KB berkualitas untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ke depan.
“Kita berharap program sergap yang kita loucing ini dapat membawa perubahan dalam mencetak generasi muda yang berkualitas untuk kemajuan perekonomian masyarakat. Sebab, untuk peningkatkan ekonomi masyarakat harus terprogram semenjak mereka lahir harus kita program, sehingga ke depannya ekonomi masyarakat di Padangpariaman sejahtera,” tandasnya. (efa)