PADANGPARIAMAN, METRO–Sebelum peringatan puncak HUT, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman menggelar tabligh akbar, istighotsah, dzikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Padangpariaman ke-193 di Masjid Al-Mughni, Kantor Bupati Padangpariaman.
Kegiatan yang mengusung tema bangkit lebih cepat menuju Padangpariaman tangguh ini dihadiri langsung oleh Bupati Padangpariaman beserta Wakil Bupati Rahmat Hidayat. Turut hadir unsur Forkopimda, asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, wali nagari, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Padangpariaman menyampaikan bahwa dzikir dan doa bersama merupakan ikhtiar batiniah untuk memohon ampunan, keselamatan, serta kekuatan dari Allah SWT agar daerah dan masyarakat Padangpariaman mampu bangkit dan pulih pascabencana.
“Melalui dzikir dan doa bersama ini kita memohon ampun, memohon maaf, serta memohon keselamatan agar diberikan kekuatan untuk bangkit dan pulih kembali. Ini menjadi bagian penting dari setiap langkah kita agar senantiasa diridhai oleh Allah SWT,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya secara optimal dalam melakukan penanganan dan pemulihan kehidupan masyarakat, baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun infrastruktur.
Pada momentum Hari Jadi Kabupaten Padangpariaman ke-193 ini, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikannya sebagai sarana memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial demi mewujudkan Padangpariaman yang tangguh dan berdaya saing.
Acara kemudian dilanjutkan dengan dzikir bersama yang dipimpin oleh Nurdin Tk. Sutan, S.Pd.I., yang diikuti oleh seluruh jamaah dan peserta tabligh akbar.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Maulana Al Ban Jari, yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi untuk memperkuat keteguhan iman serta semangat kebersamaan dalam membangun daerah. (efa)





