METRO PADANG

Unand Rancang Program Berkelanjutan untuk Pemulihan Warga Terdampak Banjir Guo

0
×

Unand Rancang Program Berkelanjutan untuk Pemulihan Warga Terdampak Banjir Guo

Sebarkan artikel ini
Unand Rancang Program Berkelanjutan untuk Pemulihan Warga Terdampak Banjir Guo
UNAND PEDULI— Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., menyerahkan bantuan melalui program Unand Peduli berkolaborasi dengan BTN, dan Kemdiktisaintek untuk warga Guo, Kecamatan Kuranji, Rabu (7/1) lalu.

PADANG, METROUniversitas Andalas (Unand) menegaskan komitmennya untuk hadir secara berkelanjutan dalam mendampingi masyarakat terdampak banjir di Sumatera Ba­rat. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., dalam penyaluran bantuan bagi warga Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu (7/1) lalu.

Rektor Unand Efa Yonnedi, menekankan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berhenti pada bantuan darurat semata. Unand tengah merancang berbagai program berkelanjutan yang berfokus pada pemulihan ekonomi, kesehatan fisik, serta kesehatan mental masyarakat terdampak.

Seluruh program tersebut disusun berbasis pendataan dan survei langsung terhadap kebutuhan warga agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan dampak jang­ka panjang.

“Kami tidak ingin hanya hadir sesaat. Unand akan terus melakukan pendataan dan kajian untuk menentukan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, sehingga dapat membantu Ba­pak dan Ibu pulih lebih cepat, baik secara ekonomi maupun psikososial,” ujar Efa Yonnedi.

Baca Juga  Perjuangan Hidup Kakak Beradik Yatim Piatu dari Desa Talang Petai, Ingin Sekolah Tinggi, tapi Biaya Sulit

Sekretaris Universitas Andalas, Dr. Aidinil Zetra menambahkan bahwa Unand juga akan membantu memetakan usaha se­perti apa yang akan di­kembangkan di tengah masyarakat Guo.

“Kami akan coba bantu seperti apa kiranya usaha yang mungkin dapat dihidupkan kembali atau diganti,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Unand melalui program Unand Peduli berkolaborasi dengan BTN, dan Kem­diktisaintek menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir di Guo. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Unand terha­dap warga yang hingga kini masih menjalani pro­ses pemulihan pascabencana.

Baca Juga  Rachmad Wijaya Senam dan Berbagi Sembako di Seberangpadang

Banjir yang dipicu oleh luapan Sungai Batang Guo menyebabkan kerusakan signifikan. Sebanyak 17 rumah warga hanyut dan tidak lagi dapat ditempati, sementara lahan pertanian yang menjadi sumber utama pendapatan masya­rakat juga terdampak, sehingga mempengaruhi kon­disi ekonomi warga secara langsung.

Saat ini, sebagian warga terdampak masih tinggal di hunian sementara, sementara lainnya me­numpang di rumah sanak saudara. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses pemulihan masih memerlukan pendampi­ngan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Melalui keterlibatan sivitas akademika lintas disiplin, Universitas Andalas berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat Guo dalam proses pemulihan pascabencana. Unand berharap program-program berkelanjutan yang dirancang dapat mempercepat pemulihan lingku­ngan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat terdampak banjir. (ren/rel)