METRO BISNIS

Agam kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 Persen Pascabencana

0
×

Agam kembali Menyala, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 Persen Pascabencana

Sebarkan artikel ini
image1
PERBAIKAN—Petugas PLN melakukan perbaikan kelistrikan di wilayah terdampak bencana di Sumbar.

AGAM, METRO–PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatra Barat pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir November lalu. Berkat kerja keras tim di la­pangan, listrik wilayah Su­matra Barat pulih 100 per­sen setelah Kabupaten A­gam sebagai wilayah terdampak terakhir berhasil dinyalakan.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas langkah cepat PLN dan kolaborasi lintas sektor dalam pemulihan kelistrikan di berbagai wilayah terdampak bencana. De­ngan pulihnya kelistrikan di Su­matra Barat, aktivitas ma­syarakat perlahan da­pat kembali berjalan normal.

“Kami mengapresiasi dedikasi petugas PLN dan seluruh pihak yang bekerja tanpa henti untuk memulihkan kembali listrik di wilayah-wilayah terdam­pak banjir dan tanah longsor, meski kondisi medan yang sangat berat. Insyaallah listrik sudah bisa dinikmati oleh masyarakat dan aktivitas bisa berjalan seperti biasa,” ucap Mahyeldi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa hadirnya listrik merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Maka, sejak awal pihaknya all out untuk me­rampungkan proses pemulihan kelistrikan pascabencana di wilayah Sumatra Barat.

Baca Juga  Dukung Pembangunan dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung, PLN Perkuat Kelistrikan Melalui Operasi Gardu Induk 150 kV Sidomulyo

“Sesuai arahan Pemerintah, melalui Menteri ES­DM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Pak Bahlil Lahadia, seluruh personel bekerja 24 jam penuh di lapangan untuk memastikan semua titik terdampak mendapatkan suplai listrik kembali. Alhamdulillah, saat ini pasokan listrik Sumatra Barat telah pulih 100%. Semoga ini semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitasnya serta mengoptimalkan layanan publik,” ucapnya.

Darmawan juga me­nyampaikan, pemulihan cepat yang dikerjakan tak lepas dari kolaborasi erat berbagai pihak. Menurutnya, sinergi Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sangat krusial dalam proses penormalan kelistrikan Sumatra Barat.

“Kami menyaksikan ba­gaimana semangat gotong royong benar-benar hidup. Pemerintah Daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan tim PLN bergerak sebagai satu tubuh. Ini merupakan misi kemanusiaan untuk me­ngembalikan terang pascabencana di Sumatra Barat,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim me­nyampaikan, proses pemulihan di berbagai lokasi terdampak, seperti Agam, Pa­saman Barat, Padang Pariaman, Dharmasraya, Sa­wah Lunto, Pasaman Timur, Solok, Pesisir Selatan, Pa­dang Panjang, Solok Selatan, dan Kota Padang memiliki tantangan yang besar. Menurutnya, pena­nganan tersebut memerlukan langkah teknis yang kompleks akibat terputusnya akses sejumlah lokasi jaringan listrik tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR) dan gardu distribusi ter­dam­pak.

Baca Juga  Suzuki New XL7 Hybrid Resmi Mengaspal di Sumbar, SUV Keluarga yang Ramah Lingkungan

“Petugas kami bersama TNI, Polri, dan ma­syarakat menembus jalur terjal, membawa peralatan berat secara manual, dan bekerja hingga malam hari karena akses ke titik-titik lokasi yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki,” ujar Ajrun.

Dirinya melanjutkan, untuk memulihkan kondisi kelistrikan Sumatra Barat, pihaknya membangun kem­bali beberapa tiang jari­ngan listrik dan gardu trafo distribusi pada sej­umlah daerah terdampak.

“Dalam pemulihan ini, PLN berhasil memasang 619 tiang JTM dan JTR, serta 30,95 kilometer sirkuit (kms) kabel listrik pengganti untuk memastikan suplai listrik untuk masyarakat kembali normal,” tutupnya. (rgr/rel)