PAYAKUMBUH/50 KOTA

Di Tengah Tantangan Era Digital, Puluhan Anak di Taruko Khatam Al Quran

0
×

Di Tengah Tantangan Era Digital, Puluhan Anak di Taruko Khatam Al Quran

Sebarkan artikel ini
Puluhan Anak di Taruko Khatam Al Quran
KHATAM AL QURAN— Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengahdiri kegiatan Khatam Al Quran di Masjid Ihsan Taruko, Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Rabu (7/1).

PAYAKUMBUH, METRO–Di tengah gempuran gawai dan media sosial yang kian lekat dengan kehidupan anak-anak, puluhan santri cilik di Kota Payakumbuh justru me­nuntaskan bacaan Al Quran mereka. Momen ter­sebut tergambar jelas dalam peringatan Khatam Al Quran di Masjid Ihsan Taruko, Kelurahan Ikua Koto Dibalai, Rabu (7/1).

Sebanyak 45 peserta mengikuti prosesi khatam yang terdiri dari 18 peserta laki-laki dan 27 peserta perempuan yang berasal dari lingkungan Taruko dan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tiga ta­hunan yang telah menjadi bagian dari tradisi pembinaan keagamaan ma­sya­rakat setempat.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yang ha­dir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia, para o­rang tua, serta seluruh peserta atas ter­se­leng­gara­nya kegiatan Khatam Al Quran. “Semoga momentum ini semakin me­numbuhkan kecintaan kita semua terhadap Al Quran,” kata Wako Zulmaeta.

Baca Juga  TSR Provinsi Sumbar Kembali Kunjungi Payakumbuh

“Khatam bukanlah a­khir dari belajar, tetapi justru awal untuk lebih mendalami dan mengamalkan isi Al Quran dalam kehidupan sehari-hari,” tukuk­nya.

Ia berpesan kepada para peserta agar tidak berhenti mengaji mes­kipun telah menuntaskan bacaan Al Quran.

Menurutnya, memba­ca, memahami, dan me­ngajarkan Al Quran merupakan bagian penting da­lam membentuk karakter generasi muda.

Zulmaeta juga me­nyo­roti tantangan yang dihadapi anak-anak pada ma­sa sekarang, khususnya terkait perkembangan tek­nologi informasi yang semakin pesat.

“Anak-anak kita saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dengan ge­nerasi sebelumnya. Kemajuan teknologi menjadi tantangan terbesar,” u­jarnya.

“Karena itu, orang tua perlu berperan aktif me­ngontrol dan membimbing agar anak-anak tidak terjebak pada pengaruh ne­gatif teknologi yang bisa diakses secara bebas,” sambungnya.

Peringatan Khatam Al Quran di Masjid Ihsan Taruko menjadi potret keteguhan masyarakat Payakumbuh dalam menjaga tradisi mengaji dan nilai-nilai keislaman. “Ha­rapan kita, Al Quran tetap menjadi pedoman hidup generasi muda di tengah derasnya arus perubahan zaman,” tutupnya.

Baca Juga  Wako Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba

Ketua Panitia Khatam Al Quran Masjid Ihsan Taruko, Trion Sanova, men­jelaskan bahwa seluruh peserta telah melalui pro­ses seleksi yang dilaksanakan bersama Kementerian Agama Kota Payakumbuh. Sehari sebelum puncak kegiatan, panitia juga menggelar basimak sebagai bagian dari rangkaian penilaian.

“Hari ini merupakan puncak kegiatan. Selain prosesi khatam, acara juga dirangkai dengan beberapa kegiatan pendukung sebagai bentuk syukur dan kebersamaan ma­syarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke­giatan ini tidak hanya seremonial semata, tetapi juga sarana memper­kuat peran masjid sebagai pusat pendidikan dan pem­binaan keagamaan di ling­kungan masyarakat. “Atas nama panitia, kami me­ngucapkan terima kasih kepada Pemko Payakumbuh, para donatur, serta seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini,” pungkasnya. (uus)