SAWAHLUNTO, METRO–Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekretaris Daerah Rovanly Abdams menerima dan menyampaikan arahan kepada 218 mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 9 desa di Kota Sawahlunto, Jumat (2/1).
Sekda Rovanly menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN menjadi energi intelektual baru bagi pemerintah terdepan, khususnya desa dan kelurahan, dalam memperkuat kinerja pembangunan dan pelayanan masyarakat berbasis pendekatan akademis.
Sekda meminta agar program kerja KKN disusun selaras dengan prioritas Pemko Sawahlunto, sehingga kontribusi mahasiswa tidak bersifat seremonial, melainkan memberi nilai tambah nyata melalui analisis, data lapangan, dan solusi yang aplikatif.
Sekda juga menekankan bahwa Pemko Sawahlunto terbuka menerima referensi ilmiah, kajian akademik, serta gagasan inovatif dari mahasiswa sebagai bahan pengayaan dan penguatan substansi kebijakan di tingkat lokal.
“Sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa diharapkan mampu menjembatani praktik pemerintahan dengan pendekatan ilmiah, sehingga program yang dijalankan lebih terukur, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyaraka,” tutur Rovanly.
Sementara itu, perwakilan dosen pendamping Unand berharap jajaran Pemko dan pemerintah desa dapat mendampingi mahasiswa secara aktif, sekaligus menjadi ruang pembelajaran sosial dan tata kelola pemerintahan bagi generasi akademisi muda.(pin)















