JAKARTA, METRO–Awal tahun 2026 di Jakarta diwarnai oleh gelombang tawuran yang terjadi dalam dua hari berturut-turut di beberapa wilayah, antara lain Manggarai, Klender, dan Ciracas. Suasana yang biasanya ramai dengan aktivitas masyarakat menjadi tegang ketika kelompok-kelompok terlibat dalam bentrokan yang mengganggu ketertiban.
Di kawasan Terowongan Manggarai, Jalan Dr Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (2/1) sore sekitar pukul 15.00 WIB, kepolisian terpaksa menggunakan gas air mata untuk membubarkan tawuran antara warga Gang Tuyul RW 04 dan warga RW 012.
Suara desisan gas air mata tercampur dengan suara teriakan dan hiruk pikuk pengendara yang berusaha menghindari lokasi kejadian. Awan putih dari gas tersebut menyebar di udara, membuat pandangan menjadi sedikit kabur.
Dalam menghadapi kondisi ini, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian Untayana mengemukakan permintaan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan mencabut bantuan sosial bagi keluarga yang anggota keluarganya terbukti menjadi pelaku tawuran.
Justin menyampaikan pandangannya dengan nada tegas. Ia menjelaskan bahwa tawuran merupakan perilaku yang mudah menular dan membutuhkan peran aktif keluarga dalam pencegahannya. “Saya menilai kejadian tersebut tidak terlepas dari lemahnya peran keluarga dalam mendidik anak atau anggota keluarganya agar tidak terlibat dalam aktivitas negatif,” kata Justin, Minggu (4/1).
Justin juga menyoroti praktik penanganan tawuran yang selama ini terjadi. Para pelaku yang diamankan aparat hanya dikembalikan kepada orang tuanya tanpa efek jera, bahkan tidak jarang dengan seremoni berpelukan dan berurai air mata semata.
Ia menegaskan bahwa bansos merupakan keringat rakyat Jakarta yang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang tidak berpartisipasi menjadi warga Jakarta yang baik. Kepolisian sendiri menjelaskan bahwa penggunaan gas air mata dilakukan tidak hanya untuk membubarkan aksi tawuran, tetapi juga demi menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mengganggu pengguna jalan. (jpg)















