PADANG, METRO—Hujan dan angin kencang yang melanda Kota Padang mulai Kamis (1/1) malam hingga Jumat (2/1), membuat sejumlah wilayah banjir. Diantara titik terparah banjir adalah di Jalan DPR Ujung Gang Babussalam 6 RT 04 RW 08 Kelurahan Dadok Tunggul Hitam.
Di lokasi tersebut, tim BPBD Kota Padang harus melakukan evakuasi terhadap 8 warga yang terjebak banjir. Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet.
“Evakuasi dilakukan sekitar pukul 15.30 WIB dan warga dibawa ke tempat yang lebih aman di Masjid Almanar,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.
Warga yang dievakuasi antara lain Afrizal (54), Nelmawati (52), Syamsul (30), Fadlan (5), Aurel (3), Reni (32), Nisa (7), dan Rehan (13). Mereka dalam kondisi aman dan sehat.
Dalam melakukan evakuasi, tim BPBD Kota Padang dibantu TNI/Polri, pihak kecamatan, kelurahan, Satpol PP, KSB, dan masyarakat. Turut hadir dalam proses evakuasi Ketua DPRD Kota Padang dan Sekda Kota Padang.
Warga senantiasa diimbau untuk tetap waspada terhadap ancaman banjir dan longsor. Untuk bantuan atau informasi, warga dapat menghubungi Call Center Padang Sigap 112 atau (0751) 778775.
Wako Minta Jajaran OPD Siaga Penuh
Sementara itu, Pusdalops Kota Padang mencatat pertumbuhan awan-awan hujan sangat masif di bagian barat Sumatera, sepanjang Jumat (2/1).
Menindaklanjuti hal ini Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan seluruh jajaran Pemko Padang untuk kembali siaga.
“Data dari Pusdalops menunjukan pertumbuhan awan hujan sangat tinggi. Hal ini menimbulkan potensi hujan lebat sejak hari ini sampai beberapa hari ke depan di Kota Padang. Kita yang belum pulih 100% kembali harus siaga bersama,” tegas Fadly Amran.
Fadly Amran juga menyampaikan bahwa akses Batu Busuak Kecamatan Pauh terputus akibat hujan yang berlangsung sejak Kamis (1/1) malam hingga Jumat (2/1) malam.
“Akses terputus, beberapa warga sudah dievakuasi oleh BPBD Kota Padang dan relawan. Kita masih menunggu data lengkapnya, namun personil Pemko Padang sudah standby dan melakukan evakuasi di lokasi,” tambahnya lagi.
Terpisah Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulfiton, menyampaikan sudah menempatkan personel di beberapa titik rawan bencana di Kota Padang.
“Di Koto Tangah, Pauh, Kuranji, dan Nanggalo, personel sudah standby bersama pihak kecamatan. Beberapa permintaan evakuasi juga sedang dilaksanakan,” tutupnya. (ren)






