BERITA UTAMA

Terus Berjuang, Pantang Menyerah demi Asa

1
×

Terus Berjuang, Pantang Menyerah demi Asa

Sebarkan artikel ini
WALI Kota Padang, Fadly Amran bersama Direksi dan jajaran karyawan Perumda AM Padang serta mitra relasi saat peringatan HUT ke-51 di Kantor Perumda Air Minum Padang, Selasa, 30 Desember 2025.

DI usianya yang ke-51 pada Selasa, 30 Desember 2025, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang dihadapkan pada cobaan dan tantangan yang cu­kup berat.

Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang sejak 21-27 November 2025 telah meluluhlantakkan infrastruktur Instalasi Pengolahan Air (IPA). Dampaknya, distribusi air bersih kepada masyarakat terputus akibat hampir seluruh intake tertimbun lumpur dan material hanyut dari arus sungai.

Walau hujan deras dan air sungai besar, petugas berjibaku melakukan perbaikan, melakukan pe­ngurasan sedimentasi yang masuk ke intake dan membersihkan material lumpur. Mereka bekerja siang dan malam tanpa kenal lelah. Semua dilakukan demi percepatan normalisasi distribusi air bersih ke tengah masyarakat.

Baca Juga  Main Event UFC 254, Menang Lewat Kuncian Mematikan, Khabib Menangis lalu Umumkan Pensiun

Truk-truk tangki air pun dike­rahkan melayani kebutuhan air ber­sih ma­syarakat di seluruh keca­matan di Kota Padang. Truk-truk ini hilir mudik di jalan-jalan Kota Padang, masuk ke komplek-komplek serta pemukiman, membawa air bersih ke rumah warga.

Tidak dipungkiri, air adalah kebu­tuhan hidup manusia. Air bisa menjadi bencana, bisa menjadi penghidupan. Di tengah bencana banjir dan banjir bandang yang melanda Kota Padang, Perumda AM Padang berjuang me­menuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat. Dalam kondisi apapun, selalu berjuang. Semua karena seruan dari hati.

Baca Juga  Lima Penadah Ternak Curian Dicokok

Perjuangan dan kerja keras itu mulai membuahkan hasil. Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, perlahan, distri­busi air bersih ke rumah ma­syarakat mulai pulih. Bahkan, distribusi air bersih sudah mencapai 98 per­sen pelanggan.

Namun, di saat mulai pulih, banjir dan banjir bandang itu datang lagi.  Hingga kini, 2 Januari 2026, meski banjir dan banjir bandang terus menerjang Kota Padang tanpa henti, Perumda AM Kota Padang masih terus berjuang mengatasi krisis air bersih ini. Entah sampai kapan? Berjuang me­wujudkan asa masyar­a­kat. (**)