BERITA UTAMA

Rumah Milik Dul Asri Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

0
×

Rumah Milik Dul Asri Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar ruamah di Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

PADANG, METRO– Musibah kebakaran terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Kamis (1/1). Peristiwa yang terjadi pada awal pembuka tahun tersebut menghanguskan satu unit rumah tinggal dan menimbulkan kerugian setengah miliar.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi membenarkan adanya kebakaran itu. Menurutnya, berdasarkan keterangan warga, asap tebal pertama kali terlihat mengepul dari atap bangunan di Jalan Swadesi I Blok D.3.11 sekitar pukul 11.39 WIB.

“Seorang saksi, Ipit Eliaroza (46), yang berada di sekitar lokasi, segera melaporkan kejadian tersebut kepada kami. Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Satu menit kemudian, pada 11.40 WIB, armada bergerak menuju lokasi dan tiba enam menit setelah keberangkatan, yakni pukul 11.46 WIB,” kata Rinaldi.

Rinaldi menegaskan, kebakaran dinyatakan tuntas ditangani pada 12.20 WIB. Titik api berada di sebuah rumah hunian yang diketahui milik Dul Asri (63). Luas area terdampak mencapai sekitar 200 meter persegi. Meski rumah tersebut mengalami kerusakan berat, seluruh penghuni selamat.

“Tidak ada warga yang mengungsi, serta tidak dilaporkan korban luka maupun meninggal dunia.Terdapat dua kepala keluarga dengan lima jiwa yang menempati rumah itu. Adapun nilai kerugian yang disampaikan pemilik diperkirakan sekitar Rp500 juta,” ungkap Rinaldi.

Di sisi lain, kata Rinaldi, pihaknya menaksir aset dan bangunan yang berhasil diselamatkan bernilai sekitar Rp1 miliar, termasuk delapan bangunan hunian lain yang sempat terancam di area kurang lebih 1.500 meter persegi. Jumlah jiwa terdampak belum tercatat secara pasti.

“Tantangan di lapangan cukup besar. Akses menuju lokasi sempit, berada di kawasan menanjak, serta dikelilingi permukiman padat. Kondisi ini membuat tim harus mengatur strategi suplai air dan pergerakan armada agar pemadaman berjalan efektif tanpa menghambat jalur keluar-masuk warga,” jelas dia.

Rinaldi menuturkan, untuk memadamkan kebakaran itu, pihaknya mengerahkan lima unit mobil pemadam milik Dinas Damkar Padang, ditambah dua unit armada dari Damkar Semen Padang.

“Sekitar 70 personel terlibat dalam operasi pemadaman dan pendinginan. Penanganan dilakukan bersama unsur Polri, TNI, PMI, serta personel dari Pleton C yang bertugas di lapangan,” katanya.

Atas kejadian ini, Rinaldi mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama di kawasan padat penduduk, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi penyebab kebakaran dari kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat segera menghubungi layanan darurat jika melihat tanda-tanda kebakaran, mengingat kecepatan laporan terbukti krusial pada kejadian ini. Informasi layanan darurat tersedia melalui Padang Sigap 112 serta Mako Damkar 113 di Jalan Rasuna Said Nomor 56, Kota Padang,” pungkasnya. (brm)