SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Penanganan Bencana Hidrometeorologi, Gubernur Koordinasi dengan BPK

0
×

Penanganan Bencana Hidrometeorologi, Gubernur Koordinasi dengan BPK

Sebarkan artikel ini
KOORDINASI DENGAN BPK— Gubernur Mahyeldi Ansharullah melakukan pertemuan dengan Kepala BPK RI Perwakilan Sumbar, membahas langkah penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, berjalan tepat sasaran, akuntabel, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, di Istana Gubernuran, Rabu (31/12).

PADANG, METROPemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus memper­kuat koordinasi lintas lembaga dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah. Upaya tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dengan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumbar di ruang rapat Istana Gubernuran, Rabu (31/12).

Gubernur Mahyeldi me­nyampaikan bahwa koordinasi ini penting untuk memastikan seluruh langkah penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, berjalan tepat sasaran, akun­tabel, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Koordinasi dengan BPK menjadi bagian dari ikhtiar kita agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat terdam­pak,” ujar Mahyeldi.

Ia menegaskan, Pemprov Sumbar berkomitmen mengedepankan prinsip kehati-hatian dan transpa­ransi dalam setiap tahapan penanganan bencana, se­kaligus memastikan pe­layanan kepada masya­rakat tetap berjalan optimal.

Menurut Mahyeldi, du­kungan dan masukan dari BPK sangat dibutuhkan agar program-program penanganan bencana da­pat dilaksanakan sesuai aturan, tanpa mengurangi kecepatan dan kepekaan pemerintah dalam merespons kebutuhan masya­rakat di lapangan.

“Kita ingin bergerak cepat membantu masya­rakat, namun tetap berada dalam koridor tata kelola yang baik. Dengan koordinasi ini, diharapkan tidak ada keraguan dalam me­ngambil langkah-langkah strategis,” ungkapnya.

Dalam pertemuan ter­sebut, juga dibahas se­jumlah aspek teknis terkait pengelolaan anggaran, mekanisme pelaksanaan kegiatan, serta langkah-langkah pengawasan yang di­perlukan dalam pena­nga­nan dampak bencana hidro­meteorologi di Sumbar.

Pemerintah Provinsi Sumbar berharap sinergi dan komunikasi yang baik dengan BPK Sumbar dapat terus terjaga, sehingga penanganan bencana da­pat berjalan efektif, akun­tabel, dan memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Dalam pertemuan ter­sebut, Gubernur didampi­ngi oleh Inspektur Daerah Provinsi Sumbar, Andri Yulika dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto. (fan)