BERITA UTAMA

Tinggal Seorang Diri, Lansia Ditemukan Meninggal dalam Kamar

0
×

Tinggal Seorang Diri, Lansia Ditemukan Meninggal dalam Kamar

Sebarkan artikel ini
IDENTIFIKASI— Jajaran Polsek Harau, Polres Limapuluh Kota, bergerak cepat menangani penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar sebuah rumah di Jorong Air Putih, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (29/12) sekitar pukul 18.00 WIB.

LIMAPULUH KOTA, METRO Jajaran Polsek Harau, Polres Limapuluh Kota, bergerak cepat menangani penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar sebuah rumah di Jorong Air Putih, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Ka­bu­paten Limapuluh Kota, Se­nin (29/12) sekitar pukul 18.00 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Ha­rau, Gusmanto M, didampingi Tim Identifikasi Polres Limapuluh Kota serta personel terkait langsung men­datangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan pengamanan dan pemeriksaan awal.

“Setelah menerima informasi, kami langsung menuju lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, korban diketahui bernama MN (66), seorang wiraswasta yang berdomisili di Jorong Air Putih, Nagari Sarilamak,” ujar Kapolsek Harau.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika anak korban yang berada di Kota Pekanbaru mencoba menghubungi korban melalui sambungan telepon, namun tidak mendapat respons. Merasa khawatir karena korban tinggal seorang diri, anak korban kemudian meminta sepupunya untuk me­ngecek kondisi korban di rumah.

Setibanya di lokasi, rumah korban ditemukan dalam keadaan terkunci. Ketua Pemuda setempat, Ananto Minando, bersama pihak keluarga dan warga kemudian mendobrak pintu rumah tersebut. Saat memasuki kamar, korban ditemukan dalam posisi telentang di atas tempat tidur dengan kondisi tubuh sudah kaku. Temuan itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Petugas Polsek Harau bersama Tim Identifikasi Polres Limapuluh Kota kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal.­ Jenazah korban se­lan­­jutnya dievakuasi me­nggunakan ambulans Jo­rong Purwajaya ke Rumah Sakit Adnan WD Payakumbuh untuk dilakukan visum luar oleh dokter.

“Hasil visum luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Gusmanto.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui baru beberapa hari keluar dari rumah sakit karena menderita penyakit diabetes. Setelah pro­ses visum selesai, pihak rumah sakit menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan.

Kapolsek Harau menegaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan penanganan sesuai dengan prosedur dan memastikan peristiwa tersebut tidak mengandung unsur tindak pidana.

Ia juga mengimbau ma­syarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa atau hal-hal mencurigakan di lingkungan masing-masing, demi menjaga keama­nan dan ketertiban ma­sya­rakat.

“Kami mengajak ma­sya­rakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan kejadian mencurigakan, agar situasi kamtibmas di tengah masyarakat tetap aman dan kondusif,” tutupnya. (uus)