PADANG, METRO–Kepedulian terhadap korban banjir dan tanah longsor di Kota Padang terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, dosen dan mahasiswa Universitas Putra Indonesia Yayasan Perguruan Tinggi Komputer (UPI YPTK) Padang turun langsung ke lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tanggap Bencana sekaligus perwakilan Kementerian Sains dan Teknologi, Dr Agung Ramadhanus, S.Kom. Tim menyambangi kawasan terdampak di Koto Panjang, Ikur Koto, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Kota Tangah, pada Senin (29/12).
“Alhamdulillah, bantuan sudah kami serahkan langsung kepada warga terdampak bencana di Koto Panjang, Ikur Koto, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Kota Tangah,” ujar Agung Ramadhanus.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui program pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh dosen dan mahasiswa UPI YPTK Padang.
“Bantuan yang kami serahkan meliputi logistik kebutuhan dasar, pangan dan sandang, serta dukungan restorasi sanitasi bagi korban bencana,” ungkapnya.
Menurut Agung, kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggap bencana Kemendiktisaintek yang melibatkan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam aksi kemanusiaan. Program tersebut didanai melalui dua skema pengabdian masyarakat di bawah Direktorat Riset dan Teknologi.
Lebih lanjut ia menuturkan, bantuan yang diberikan dirancang agar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh warga terdampak. Seluruh logistik diserahkan secara langsung kepada korban banjir dan tanah longsor di lokasi bencana.
“Setidaknya bantuan dari kami dapat meringankan beban warga terdampak. Yang lebih penting, kegiatan ini menunjukkan bahwa soliditas kampus tidak hanya hadir di dunia pendidikan, tetapi juga nyata dirasakan masyarakat saat menghadapi musibah,” katanya.
Agung menambahkan, Kemendiktisaintek mengapresiasi keterlibatan aktif lembaga pendidikan tinggi dalam merespons cepat bencana. Kolaborasi antara kementerian dan perguruan tinggi dinilai penting untuk membangun kemitraan nasional berbasis kemanusiaan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kita semua. Terlaksananya aksi sosial ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dukungan dan semangat dari Rektor UPI YPTK Padang, Muhammad Ridwan, juga menjadi motivasi besar bagi kami,” tutup Agung. (ped)






