ARSENAL akan menjamu Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium pada Sabtu, 27 Desember 2025, dalam lanjutan Liga Primer Inggris edisi Natal. Laga ini menjadi ujian penting bagi The Gunners yang tengah menikmati posisi puncak klasemen dan berambisi mempertahankannya hingga pergantian tahun.
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Arsenal untuk mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini. Dukungan publik Emirates diharapkan kembali menjadi faktor penentu, mengingat performa impresif Arsenal setiap kali tampil di kandang.
Pasukan Mikel Arteta datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Everton pada 20 Desember lalu. Gol tunggal Viktor Gyokeres melalui titik penalti memastikan Arsenal kembali ke puncak klasemen, menggeser Manchester City dalam persaingan ketat perebutan gelar.
Kemenangan tersebut menunjukkan kematangan Arsenal dalam mengelola pertandingan penting, terutama di tengah jadwal padat periode Natal. Meski hanya menang dengan margin tipis, Arsenal tampil disiplin dan efektif, terutama di lini belakang.
Sepanjang musim ini, Arsenal tampil konsisten meski diterpa badai cedera. Dari 17 pertandingan Liga Primer, The Gunners telah mencatat 12 kemenangan, menjadikan mereka salah satu tim paling stabil di papan atas klasemen.
Rekor kandang Arsenal juga sangat mengesankan. Mereka belum terkalahkan di Emirates Stadium, dengan torehan 25 gol dan hanya kebobolan enam kali. Pertahanan solid menjadi fondasi utama keberhasilan Arsenal menjaga performa di hadapan pendukung sendiri.
Namun demikian, Arsenal tak bisa sepenuhnya jemawa. Rekor pertemuan kandang melawan Brighton justru menunjukkan catatan yang kurang dominan. Dari delapan pertemuan Liga Primer di Emirates, Arsenal hanya mampu meraih tiga kemenangan, dan seluruh kemenangan tersebut selalu berakhir dengan skor identik 2-0.
Meski begitu, tren pertemuan terkini berpihak kepada Arsenal. Dalam empat pertemuan terakhir di Liga Primer, The Gunners tidak pernah kalah dari Brighton dengan catatan dua kemenangan dan dua hasil imbang.
Di bawah arahan Mikel Arteta, Arsenal terus menunjukkan perkembangan signifikan. Filosofi permainan yang matang, rotasi pemain yang efektif, serta mentalitas juara yang mulai terbentuk membuat mereka semakin percaya diri bersaing hingga akhir musim.
Sementara itu, Brighton & Hove Albion datang ke London dengan kondisi yang kurang ideal. Tim asuhan Fabian Hurzeler belum meraih kemenangan dalam empat laga Liga Primer terakhir, meski hanya menelan dua kekalahan dari delapan pertandingan terakhir.
Pada laga teranyar, Brighton harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Sunderland. Hasil tersebut kembali menyoroti masalah konsistensi di lini depan The Seagulls, yang kerap kesulitan mencetak gol, terutama di babak pertama.
Data menunjukkan Brighton gagal mencetak gol sebelum turun minum dalam 12 dari 17 pertandingan Liga Primer musim ini. Statistik tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Hurzeler, terlebih saat harus menghadapi pertahanan Arsenal yang terkenal disiplin.
Absennya sejumlah pemain kunci juga turut memengaruhi performa Brighton. Cedera yang menimpa Danny Welbeck membuat lini serang mereka kehilangan sosok berpengalaman, sementara beberapa pemain lain masih dalam proses pemulihan.
Meski berada di papan tengah klasemen, Brighton tetap menyimpan potensi ancaman. Karakter bermain lepas saat berstatus underdog kerap membuat The Seagulls tampil mengejutkan, sesuatu yang harus diantisipasi Arsenal agar tidak terpeleset.
Dari sisi pemain kunci, Viktor Gyokeres kembali menjadi tumpuan Arsenal. Striker asal Swedia itu dikenal kuat dalam duel fisik dan piawai memanfaatkan peluang, termasuk dari titik penalti, serta mampu membuka ruang bagi lini kedua.
Di kubu Brighton, Yankuba Minteh patut mendapat perhatian khusus. Winger muda asal Gambia tersebut mengandalkan kecepatan dan keberanian dalam melakukan penetrasi, terutama saat melakukan serangan balik cepat.
Dengan kondisi kedua tim yang kontras, laga di Emirates Stadium diprediksi berjalan menarik. Arsenal mengincar tiga poin untuk memperkokoh posisi puncak, sementara Brighton berupaya mencuri angka demi mengakhiri tren negatif mereka di Liga Primer. (*/rom)






