METRO SUMBAR

Pemko dan DPRD Sepakati APBD 2026, Fokus Dorong Ekonomi, Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat

0
×

Pemko dan DPRD Sepakati APBD 2026, Fokus Dorong Ekonomi, Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
PENGESAHAN APBD— Ketua DPRD Padang Panjang Imbral didampingi Wakil Ketua Nurafni Fitri, Wako dan Wawako Hendri Arnis dan Allex sepakati pengesahan pembahasan APBD.

PDG.PANJANG, METRO–Pemerintah Kota Pa­dang Panjang bersama DPRD secara resmi me­nyepakati dan mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna, Rabu (24/12) malam. Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Imbral didampingi Wakil Ketua Nurafni Fitri. Pengesahan ini menjadi puncak rangkaian pembahasan APBD setelah seluruh fraksi DPRD menyampaikan pendapat akhir yang pada prinsipnya menyetujui Ran­perda APBD 2026, disertai sejumlah rekomendasi stra­­tegis dan catatan konstruktif.

APBD 2026 ditetapkan dengan total pendapatan daerah Rp514.421.769.000. Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp­136.­790.000.000 dan Pen­da­pa­tan Transfer Rp377­.631­.769.000.

Sementara itu, belanja daerah dialokasikan Rp514­.421.769.000, dengan rincian belanja operasi Rp47­7.743.516.506, belanja modal Rp34.078.252.494, belanja tidak terduga Rp2 miliar, serta pembiayaan daerah nihil.

Dalam pendapat a­k­hirnya, Fraksi PAN yang disampaikan Yandra Yane menekankan pentingnya optimalisasi PAD melalui penggalian potensi daerah dan penguatan komunikasi dengan Pemerintah Pusat seiring kebijakan nasional dalam mendorong investasi. Fraksi ini juga menyoroti peningkatan pelayanan RSUD, khususnya terkait penyediaan alat medis, tenaga paramedis, serta keadilan pembagian jasa medis.

Baca Juga  Wakil Bupati Garut Puji Fadly Amran

Sementara itu, Fraksi Gerindra yang diwakili Hen­drico menilai pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah masih belum stabil, terutama akibat lesunya aktivitas Pasar Pusat. DP­RD mendorong Pemerintah Kota mengambil langkah konkret untuk menghidupkan kembali pasar, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat peran koperasi dan UMKM.

Fraksi PBB–PKS melalui Hendra Saputra menegaskan perlunya kepastian kebijakan penggajian PPPK paruh waktu agar sesuai regulasi dan berkeadilan. Selain itu, fraksi ini mengkritisi minimnya inovasi OPD penghasil PAD serta masih banyaknya aset daerah yang belum terverifikasi dan belum memberikan kontribusi optimal terha­dap pendapatan daerah.

Pendapat akhir Fraksi Demokrat Karya Kebangkitan Bangsa yang disampaikan Puji Hastuti me­nyoroti belum optimalnya pengembangan sektor pariwisata berbasis ma­sya­rakat. Fraksi ini mendorong penguatan promosi, pe­nyu­sunan kalender e­vent tahunan, serta pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah melalui pelatihan, permodalan, dan akses pasar.

Sementara itu, Fraksi NasDem melalui Robi Za­mora memberikan perhatian khusus terhadap penanganan dan pemulihan pascabencana alam yang melanda Padang Panjang. Fraksi ini juga mendukung penguatan UMKM, pembukaan lapangan kerja, serta mengapresiasi ino­vasi Pemko dalam pe­nerapan retribusi parkir berbasis QRIS dengan te­tap menjamin transparansi kepada masyarakat.

Baca Juga  Bimtek Peningkatan Ekonomi Perempuan, Zulkenedi Said: Perempuan Pasbar harus Produktif

Menanggapi berbagai pandangan fraksi, Wali Kota, Hendri Arnis me­nyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD atas pembahasan yang intensif, konstruktif, dan pe­nuh tanggung jawab. “Te­rima kasih atas dukungan serta rekomendasi yang diberikan DPRD. Ini menjadi landasan penting bagi kami untuk bekerja lebih maksimal. Kepada seluruh OPD, pahami dan pedo­mani APBD yang telah disahkan ini, laksanakan program secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dengan disahkannya APBD 2026, Wako Hendri berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan eko­no­mi, peningkatan pelaya­nan pu­blik, penguatan UM­KM, serta kesejahteraan ma­sya­rakat Padang Panjang secara berkelanjutan. Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Allex Saputra, unsur Forkopimda, pimpinan OP­D, serta tamu undangan lainnya. (rmd)