BERITA UTAMA

Selamatkan Uang Negara Rp 6,6 T, Prabowo dan Satgas PKH Diminta Ungkap Aktor Intelektual Kejahatan Lingkungan

0
×

Selamatkan Uang Negara Rp 6,6 T, Prabowo dan Satgas PKH Diminta Ungkap Aktor Intelektual Kejahatan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
TUMPUKAN UANG— Penampakan tumpukan uang senilai Rp 6.625.294.190.469,74 akan diserahkan Satgas PKH kepada pemerintah di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).

JAKARTA, METRO–Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Kejaksaan Agung (Kejagung) berhasil mengembalikan uang senilai Rp 6,6 triliun kepada negara. Pengembalian ini disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pendiri firma analitik big data Evello, Dudy Rudianto mengungkapkan, pengembalian uang ini mendapat respon positif dari netizen. Hasil analisa di platform TikTok sejak 24 hingga 25 Desember 2025, mendapati data animo ma­syarakat yang begitu besar.

“Interaksi yang tercipta mencapai 1,9 juta kali yang menunjukkan besar­nya animo publik melalui platform Tiktok,” kata Dudy, Kamis (25/12).

Selain itu, para pengguna TikTok juga menyebarkan video ke platform lain. Total sebaran yang ditemukan terkait Satgas PKH dari TikTok berbagai platform mencapai 212 ribu.

Baca Juga  Sumbar Bersiap Terapkan Tatanan Baru Produktif Aman Covid-19

“Selain besarnya sebaran, Evello juga melihat adanya temuan menarik yaitu sebaran dari TikTok ke Whatsapp mencapai 21 ribu dan bahkan warga Tiktok juga ramai mengunduh video-video Tiktok tentang kerja Satgas PKH seba­nyak 44 ribu unduhan,” jelasnya.

Warga Tiktok juga ramai berkomentar tentang keberhasilan ini. Jumlah percakapan kata Dudy mencapai 93 ribu komentar dengan beragam topik.

Dari pendalam terha­dap interaksi yang ada, Evello mendeteksi adanya 65 persen percakapan yang memberikan apresiasi terhadap penegakan hukum dan legitimasi kepe­mimpinan, baik terhadap Presiden Prabowo dan Satgas PKH.

Baca Juga  Menghindar dari Kasus Korupsi Alkes RSUD, Buronan Polresta Padang Ditangkap di Bogor

“Pada kelompok percakapan ini, tak jarang mereka memanggil Jaksa Agung dengan sebutan sebagai Mas Adam” terang Dudy.

Dari 65 persen percakapan positif tersebut, seba­nyak 15 persen meminta agar Presiden dan Satgas PKH menghukum siapa saja orang-orang yang berada di balik korporasi ter­sebut. “Mereka bahkan meminta agar Satgas PKH membuka terang-bende­rang siapa saja orang dibalik uang yang disita tersebut,” pungkas Dudy. (jpg)