METRO SUMBAR

38 Keltan Terima Bantuan Alsintan

0
×

38 Keltan Terima Bantuan Alsintan

Sebarkan artikel ini
BANTUAN ALSINTAN— Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly menyerahkan secara simbolis bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) bagi 38 Kelompok Tani (Keltan) di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (24/12).

TANAHDATAR, METRO–Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Ahmad Fadly menyerahkan secara simbolis bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) bagi 38 Kelompok Tani (Keltan) di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (24/12) di bengkel Al­sintan Dinas Pertanian di Cubadak, Lima Kaum.  Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani menyampaikan, bantuan Alsintan yang di­serahkan berasal dari da­na APBN dan APBD Kabupaten Tanah Datar kepada Keltan di Kecamatan X Koto, Lintau Buo, Batipuh, Lima Kaum, Sungai Tarab dan Tanjung Emas.

“Hari ini diserahkan bantuan pokok pikiran anggota DPR RI Kartika Sandra Desi berupa 16 unit pompa air dan 55 unit han­dsprayer dan Alex Indra Lukman berupa 11 unit pompa air yang dananya di APBN. Kemudian dari AP­BD Tanah Datar berupa 11 unit mesin potong rumput dan 6 unit handsprayer,” sampainya.

Baca Juga  Pendaftaran Hendrajoni-Risnaldi Sebagai Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Selatan Dinyatakan Diterima

Sementara itu, Wabup Ahmad Fadly menyampaikan, bantuan yang diserahkan merupakan tindaklanjut arahan Bupati untuk memanfaatkan segala potensi untuk memenuhi dan membantu masyarakat Tanah Datar.  “Saat ini efesiensi anggaran sangat berdampak sekali terha­dap pemenuhan kebutuhan masyarakat dan pembangunan di Tanah Datar, sesuai arahan pak Bupati kita berusaha mencari peluang bantuan ke pemerintah pusat, Alhamdulillah melalui anggota DPR RI kita peroleh bantuan ini,” ujarnya.

Dan bantuan ini, tambah Wabup, bukanlah ak­hir, namun ke depan akan terus berusaha untuk mencari peluang lainnya, terutama di bidang pertanian karena sebagian besar masyarakat Tanah Datar bergerak di bidang pertanian.

Baca Juga  Rumah Dihantam Longsor, Bocah Tewas

Di kesempatan itu, Wa­bup juga berharap ma­syarakat yang bergerak di bidang pertanian untuk memanfaatkan berbagai peluang, seperti program Makan Bergizi Gratis (MB­G) yang diluncurkan Pemerintah Pusat.  “Sebagai petani, pemenuhan bahan dasar untuk MBG merupakan salah satu peluang yang besar, karena itu tentu diharapkan petani memanfaatkan potensi ini, garap lahan tidur menjadi produktif, sehingga kita bisa menjadi salah satu daerah penyuplai bahan MBG. Kalau itu kita lakukan tentu masyarakat petani kita juga bisa semakin meningkat perekonomiannya,” pungkasnya.   (ant)