PESSEL, METRO—Kecelakaan lalu lintas terjadi di bawah Jembatan Kayu Ngalau Ameh, Kampung Puluik-Puluik, Nagari Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (22/12) siang. Sebuah sepeda motor terjun ke jurang setelah pengendara kehilangan kendali.
Kepala Polsek Bayang, Iptu Budi Saputra, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Sepeda motor yang terlibat kecelakaan adalah Honda Vario Tecno warna putih dengan nomor polisi F 5303 FIK.
“Sepeda motor dikendarai oleh M. Farhan (19), warga Kampung Pancuang Taba, dengan membonceng Khairil (66), seorang petani yang juga berasal dari kampung yang sama,” ujar Budi saat dikonfirmasi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut melaju dari arah Asam Kumbang menuju Puluik-Puluik. Saat melintasi Jembatan Kayu Ngalau Ameh, ban depan motor tiba-tiba selip.
Akibat ban yang selip tersebut, sepeda motor menjadi oleng dan pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. Motor kemudian terjatuh ke jurang yang berada tepat di bawah jembatan. “Pengendara kehilangan kendali setelah ban depan selip. Motor langsung masuk ke jurang,” jelas Budi.
Insiden itu menyebabkan kedua korban mengalami luka serius. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melaporkan kecelakaan itu ke pihak kepolisian.
Dengan bantuan warga, kedua korban dievakuasi dari jurang dalam kondisi tidak sadarkan diri. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit mengingat posisi motor berada di bebatuan di dasar jurang. “Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dibawa ke Puskesmas Asam Kumbang untuk mendapatkan penanganan medis awal,” kata Budi.
Namun, karena kondisi korban cukup parah, petugas medis memutuskan untuk merujuk keduanya ke RSUD M. Zein guna mendapatkan perawatan lanjutan.
Sementara itu, sepeda motor yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah bagian. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, motor terlihat ringsek setelah menghantam bebatuan di jurang.
Sejumlah warga tampak bergotong royong mengevakuasi sepeda motor tersebut dari jurang ke badan jalan menggunakan peralatan seadanya.
Pihak kepolisian mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi Jembatan Ngalau Ameh dan jalur rawan lainnya, terutama pada kondisi jalan licin. “Pengendara diharapkan mengurangi kecepatan dan lebih waspada, khususnya di jembatan dan tikungan,” tutup Budi. (rio)






