REAL MADRID menutup tahun 2025 dengan kemenangan penting di pekan ke-17 La Liga. Bermain di Santiago Bernabéu pada Sabtu malam, Los Blancos menundukkan Sevilla 2-0 berkat gol Jude Bellingham dan Kylian Mbappé.
Meski jauh dari kata sempurna, hasil ini terasa krusial bagi tim asuhan Xabi Alonso yang sedang berada di bawah tekanan.
Melansir Defensa Central, pertandingan dimulai dengan cara yang kurang meyakinkan bagi tuan rumah. Sevilla langsung mencium aroma masalah di lini belakang Real Madrid yang tampil rapuh.
“Kesalahan dari Dean Huijsen dan Fran García dimanfaatkan dengan cukup baik oleh tim asal Andalusia tersebut. Peluang emas bahkan sempat jatuh ke kaki Isaac Romero dalam situasi satu lawan satu dengan Thibaut Courtois, meski gagal berbuah gol,” ulas Defensa Central.
Perlahan tapi pasti, Real Madrid mulai menemukan ritme permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, meski peluang dari Fran García dan Kylian Mbappé belum mampu mengubah papan skor.
Mbappé sendiri terlihat sangat berambisi, mengingat ia sedang mengejar rekor Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak Real Madrid dalam satu tahun kalender.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37. Rodrygo dijatuhkan secara keras oleh Marcão do Nascimento dalam sebuah insiden yang memicu protes keras dari kubu Madrid, karena wasit hanya memberikan kartu kuning.
Dari tendangan bebas yang dihasilkan, Rodrygo mengirim bola matang dari sisi kanan, dan Jude Bellingham menyambutnya dengan sundulan sempurna. Gol ini terasa sangat penting, meredam potensi cemoohan yang mulai terdengar jelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Sevilla justru tampil lebih percaya diri. Jika bukan karena performa solid Courtois di bawah mistar, tim tamu bisa saja mencetak gol penyeimbang.
Di sisi lain, Mbappé kembali mendapatkan peluang emas, termasuk satu tembakan yang membentur mistar gawang. Namun, Sevilla tetap berani menekan dan memaksa Madrid bertahan lebih dalam.
Titik balik terjadi pada menit ke-67. Marcão kembali melakukan tekel sembrono, kali ini terhadap Bellingham, dan menerima kartu kuning kedua. Sevilla pun harus bermain dengan sepuluh orang.
Meski unggul jumlah pemain, Real Madrid tak sepenuhnya mendominasi. Sevilla tetap mencoba melawan, meski mulai kehabisan tenaga di menit-menit akhir.
Gol penentu akhirnya datang dari titik putih. Juanlu Sánchez melakukan pelanggaran terhadap Rodrygo di kotak penalti, dan Mbappé maju sebagai eksekutor.
Dengan tenang, ia mencetak gol ke-29 musim ini, sekaligus menyamai rekor Cristiano Ronaldo dengan 59 gol sebagai pencetak gol terbanyak Real Madrid sepanjang masa dalam satu tahun kalender.
Laga ditutup dengan satu penyelamatan gemilang lagi dari Courtois dan suasana Bernabéu yang campur aduk di pertandingan terakhir Real Madrid pada tahun 2025.
Kemenangan ini membuat Los Blancos menempel ketat Barcelona di klasemen sementara. Real Madrid kini mengoleksi 42 poin, hanya tertinggal satu angka dari Barça yang masih akan menghadapi Villarreal di La Cerámica. (jpg)






