METRO PADANG

Marandang untuk Korban Bencana Sumatera, Target 1 Ton, PKK Sumbar Tuntaskan 400 Kg Rendang

0
×

Marandang untuk Korban Bencana Sumatera, Target 1 Ton, PKK Sumbar Tuntaskan 400 Kg Rendang

Sebarkan artikel ini
RENDANG UNTUK SUMATERA— TP PKK Sumbar berhasil menuntaskan produksi 400 kilogram rendang dari total target satu ton dalam program kemanusiaan bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatera. Kegiatan memasak rendang dilakukan di halaman Istana Gubernuran.

SUDIRMAN, METROHingga hari kedua proses memasak, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumbar telah berhasil menuntaskan produksi 400 kilogram rendang dari total target satu ton dalam program kemanusiaan bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatera.

Program ini diinisiasi oleh Ketua TP PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi, dan diberi nama “Marandang untuk Sumatera.”

Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan setiap harinya sekitar 200 kilogram rendang berhasil diproduksi oleh ibu-ibu yang tergabung dalam TP PKK Provinsi Sumbar secara bergotong royong.

“Total yang sudah selesai dimasak sudah 400 kilogram, kemarin 200 kilogram dan hari ini 200 kilogram lagi. Target kita satu ton, jadi masih ada sekitar 600 kilogram yang akan kita proses dalam beberapa hari ke depan, InsyaAllah bisa,” ujar Ketua TP PKK Sumbar, Ny. Harneli Mahyeldi di Padang, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, rendang yang diproduksi dikemas dalam bungkusan kecil berukuran seperempat kilogram dan disteri­lisasi dari udara, sehingga memiliki daya simpan hingga enam bulan. Rendang tersebut juga bersifat siap saji dan dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu dipanaskan kembali.

“Dengan kemasan se­perti ini, rendang menjadi sangat praktis untuk di­bagikan kepada korban bencana, terutama di lokasi pengungsian yang memiliki keterbatasan fasilitas,” jelasnya.

Program Marandang untuk Sumatera merupakan inisiatif TP PKK Provinsi Sumbar untuk membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi melalui penyediaan pa­ngan siap saji khas Sumbar.

Proses produksi dipusatkan di Istana Gubernuran dengan melibatkan ibu-ibu anggota TP PKK, relawan, serta partisipasi ma­syarakat.

Harneli menambahkan, rendang yang dihasilkan akan disalurkan secara bertahap ke daerah terdampak bencana seperti di Sumatera Barat, serta ke Provinsi Aceh dan Suma­tera Utara. Rencananya, pengiriman perdana akan dilakukan pada tanggal 20 Desember mendatang.

Ia juga mengajak ma­syarakat untuk turut berpartisipasi dalam program ini, baik melalui dukungan bahan, dana, maupun te­naga, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama.

“Melalui program ini, kita ingin menghadirkan makanan, sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan dan empati bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi mu­sibah,” tutupnya. (fan)